Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»UNAIR Gandeng Pengrajin Batik Batu Olah Limbah Pewarna dengan Teknologi Nano-Karbon

UNAIR Gandeng Pengrajin Batik Batu Olah Limbah Pewarna dengan Teknologi Nano-Karbon

Ade MSGAde MSG News 22 September 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
UNAIR berkolaborasi dengan pengrajin batik Batu mengolah limbah pewarna batik menggunakan teknologi nano-karbon ramah lingkungan berbahan batok kelapa.

Surabaya (beritajatim.id) – Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Program Studi Rekayasa Nanoteknologi, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM), menggandeng pengrajin batik di Kota Batu untuk mengatasi persoalan limbah pewarna batik. Upaya ini diwujudkan lewat program pengabdian masyarakat pada Sabtu (20/9/2025).

Produksi batik di Kota Batu berkembang pesat hingga menembus pasar internasional. Namun, di balik kemajuan tersebut, muncul tantangan lingkungan berupa limbah cair dari proses pewarnaan yang mengandung zat kimia berbahaya.

Jika tidak diolah, limbah ini berpotensi mencemari air, merusak ekosistem, hingga memicu penyakit serius seperti gangguan pencernaan dan kanker.

Inovasi Nano-Karbon dari Batok Kelapa

Sebagai solusi, tim UNAIR memperkenalkan nanomaterial berbasis karbon dari batok kelapa. Material ini dibuat melalui proses pembakaran pada suhu tertentu, lalu dihaluskan menggunakan alat ball mill. Nano-karbon memiliki luas permukaan yang besar sehingga mampu menyerap zat pewarna berbahaya sebelum limbah dibuang ke lingkungan.

Sebanyak 21 pelaku UMKM batik mengikuti kegiatan yang digelar di SLB Eka Mulia, Kota Batu. Mereka mendapatkan sosialisasi pembuatan nano-karbon, demonstrasi penggunaan, hingga paket nano-karbon siap pakai untuk diaplikasikan langsung dalam produksi batik.

“Saya baru tahu limbah kelapa bisa dimanfaatkan untuk mengolah limbah pewarna batik,” ujar salah satu peserta.

Menariknya, siswa disabilitas dari SLB Eka Mulia juga ikut dilibatkan dalam proses produksi batik. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan limbah, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat secara inklusif.

Baca Juga:  Dinkes Probolinggo dan Warga Lakukan Langkah Intensif Lawan Demam Berdarah dengan Fogging

Kontribusi untuk SDGs

Ketua pelaksana kegiatan, Tahta Amrillah, PhD, menegaskan bahwa teknologi nano-karbon mendukung implementasi produksi ramah lingkungan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Teknologi ini berkontribusi pada SDG 12 (konsumsi dan produksi berkelanjutan), SDG 6 (air bersih dan sanitasi), serta SDG 13 (penanganan perubahan iklim).

“Program ini tidak hanya memberi solusi teknologi, tetapi juga mengubah perilaku pengrajin agar lebih peduli lingkungan,” jelas Tahta.

Hal senada disampaikan Mirza Ardella Saputra, PhD, yang mengungkapkan bahwa tim tengah mengembangkan prototipe pengolahan limbah berbasis nanoteknologi yang dapat digunakan langsung oleh UMKM batik.

Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh Wakil Dekan III FTMM, Prastika Krisma Jiwanti, PhD. Ia berharap program ini berlanjut dan menghasilkan hilirisasi ilmu yang nyata.

“Dengan aplikasi nanoteknologi, pengolahan limbah bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Harapannya, industri batik di Kota Batu terus berkembang tanpa mencemari lingkungan, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam pencapaian SDGs,” ujarnya. (rio)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Batik Universitas Airlangga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.