Surabaya (beritajatim.id) – Rangga & Cinta 2025 menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan tahun ini. Disutradarai oleh Riri Riza, film bergenre drama musikal romantis ini hadir sebagai remake terbaru sekaligus sekuel keempat dari semesta legendaris Ada Apa dengan Cinta? (2002).
Berbeda dari film-film sebelumnya, Rangga & Cinta 2025 mengusung nuansa yang lebih segar dengan sentuhan musikal yang kuat. Miles Films sebagai rumah produksi menggandeng dua bintang muda berbakat, El Putra Sarira dan Leya Princy, untuk memerankan karakter ikonik Rangga dan Cinta. Kehadiran keduanya diharapkan mampu memberikan warna baru sekaligus menghadirkan energi segar dalam perjalanan panjang semesta AADC.
Film Ada Apa dengan Cinta? pertama kali tayang pada 2002 dan langsung menjadi fenomena besar di dunia perfilman Indonesia. Kisah cinta Rangga (Nicholas Saputra) dan Cinta (Dian Sastro) berhasil mencuri hati jutaan penonton dan dianggap sebagai kiblat film romantis Tanah Air.
Dua karakter sentral tersebut bukan hanya sekadar ikon pop culture, tetapi juga menjadi alasan kuat mengapa film ini terus dikenang hingga sekarang. Popularitas besar itulah yang membuat Miles Films akhirnya memutuskan untuk menghadirkan remake sekaligus memperluas semesta AADC dalam bentuk musikal.
Salah satu hal paling menarik dari Rangga & Cinta 2025 adalah kemasannya sebagai drama musikal. Film ini akan menampilkan sembilan lagu lawas khas Ada Apa dengan Cinta? yang diaransemen ulang agar lebih relevan dengan selera penonton masa kini.
Format musikal ini diharapkan bisa menambah kedalaman emosional dalam kisah romansa Rangga dan Cinta, sekaligus memberikan pengalaman sinematik yang berbeda dibandingkan film sebelumnya.
Dalam film terbaru ini, kisah berfokus pada sosok Cinta, seorang siswi SMA populer yang hidupnya terlihat sempurna. Namun, segalanya berubah ketika ia bertemu dengan Rangga, siswa pendiam, misterius, namun dikenal berprestasi karena sering memenangkan lomba puisi.
Pertemuan keduanya perlahan membuka dinamika asmara remaja yang penuh konflik, emosi, dan perasaan pertama yang sulit dilupakan. Latar waktu cerita tetap mengambil nuansa Jakarta awal 2000-an, menghadirkan nostalgia bagi penonton generasi lama sekaligus memperkenalkan kisah ikonik ini kepada generasi baru.
Dengan konsep segar, pemain muda berbakat, serta sentuhan musikal yang unik, Rangga & Cinta 2025 diprediksi akan menjadi salah satu film romantis Indonesia yang paling berkesan. Film ini bukan hanya sekadar remake, melainkan bentuk penghormatan terhadap warisan besar Ada Apa dengan Cinta? yang telah membekas di hati banyak penonton. (aga)


as a preferred source on Google



