Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Kemendagri Pastikan KTP atas Nama WNA Israel Aron Geller Palsu, Tak Terdaftar di Sistem Kependudukan Nasional

Kemendagri Pastikan KTP atas Nama WNA Israel Aron Geller Palsu, Tak Terdaftar di Sistem Kependudukan Nasional

Hendra BrataHendra Brata News 27 Oktober 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Teguh Setyabudi
Teguh Setyabudi

Jakarta (beritajatim.id) – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Teguh Setyabudi, memastikan bahwa Warga Negara Asing (WNA) asal Israel bernama Aron Geller tidak terdaftar dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) nasional.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi viralnya unggahan di media sosial yang memperlihatkan seseorang diduga WNA Israel memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Indonesia dengan alamat di Cianjur, Jawa Barat.

“Sekali lagi, nama Aron Geller, WNA Israel yang diberitakan memiliki KTP Indonesia, tidak ada dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri,” kata Teguh dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Teguh menegaskan pihaknya telah melakukan pengecekan mendalam terhadap nama tersebut dan hasilnya nihil. “Bila di media sosial disebutkan yang bersangkutan memiliki KTP-el Indonesia, bisa dipastikan KTP itu palsu,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Cianjur juga menegaskan bahwa KTP elektronik atas nama Aron Geller yang beredar di media sosial adalah palsu. Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke sistem kependudukan nasional bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat dan tidak menemukan data yang dimaksud.

“Setelah dilakukan pencarian dalam sistem kependudukan nasional, data dengan nama Aron Geller tidak ditemukan. Jadi dapat dipastikan KTP WNA yang beredar itu palsu,” kata Bupati Wahyu Ferdian, Minggu (26/10/2025).

Baca Juga:  Gencatan Senjata Gaza-Israel: KNRP Sebut Sebagai Kemenangan Perjuangan Palestina

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menelusuri alamat yang tercantum di KTP tersebut di wilayah Kampung Pasirhayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku. Namun hasilnya, tidak ada satu pun warga yang mengenal nama tersebut.

“Termasuk NIK yang tercantum dalam KTP itu tidak terbaca di sistem alias kosong. Ini menjadi pelajaran penting agar masyarakat lebih berhati-hati menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur, Asep Kusmanawijaya, menjelaskan bahwa informasi mengenai KTP atas nama WNA Israel tersebut sudah masuk ke kantornya sejak tiga bulan lalu. Pihaknya bahkan telah memberikan keterangan resmi kepada Ditjen Imigrasi bahwa data WNA tersebut tidak ada alias palsu.

“Saat kami cari dalam sistem, NIK yang tertera tidak ditemukan. Bahkan bila menggunakan NIK orang lain, pasti muncul datanya. Namun hasil pencarian tetap kosong,” ujar Asep. Ia menambahkan bahwa keaslian KTP bisa dipastikan melalui chip yang tertanam di dalam e-KTP karena data di dalamnya tidak dapat diduplikasi.

Lebih lanjut, Asep menuturkan pihaknya telah mengecek langsung ke lokasi yang tercantum dalam alamat e-KTP tersebut. Hasilnya, baik ketua RT/RW maupun warga sekitar memastikan tidak pernah mengenal atau mengetahui keberadaan orang asing bernama Aron Geller di wilayah mereka.

Dengan temuan tersebut, Kemendagri menegaskan bahwa KTP yang beredar di media sosial itu bukan produk resmi pemerintah dan merupakan dokumen palsu. Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya serta berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. (hen)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
e-KTP Israel Kemendagri RI KTP palsu Teguh Setyabudi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.