Jakarta (beritajatim.id) — Lembaga pemeringkat Rating and Investment Information, Inc. (R&I) kembali mempertahankan peringkat kredit (sovereign credit rating) Indonesia pada level BBB+ dengan outlook stabil.
Keputusan ini menegaskan kepercayaan internasional terhadap ketahanan fundamental ekonomi nasional serta kebijakan fiskal dan moneter yang tetap prudent.
Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
Dalam laporan resminya, R&I menilai bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid, didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang konsisten, inflasi terkendali, serta disiplin fiskal dan moneter yang kuat.
Kinerja ekonomi nasional sepanjang 2024 dinilai sangat baik, terutama karena dorongan konsumsi domestik yang masih menjadi motor utama pertumbuhan. R&I memperkirakan bahwa pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) riil Indonesia akan tetap berada pada tingkat yang sehat dan berkelanjutan sepanjang tahun 2025.
Inflasi dan Nilai Tukar Terkendali
R&I juga menyoroti keberhasilan pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga inflasi di kisaran target 2,5 persen ± 1 persen. Nilai tukar rupiah disebut relatif stabil meskipun sempat tertekan oleh faktor eksternal.
Sementara itu, cadangan devisa nasional hingga akhir September 2025 tercatat cukup kuat — setara dengan enam bulan kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Kondisi ini menjadi sinyal positif terhadap ketahanan eksternal Indonesia, ditambah dengan defisit transaksi berjalan yang tetap berada di tingkat rendah dan terkendali.
Disiplin Fiskal Jadi Sorotan Positif
Dalam aspek fiskal, R&I memberikan penilaian positif atas komitmen pemerintah menjaga defisit anggaran di bawah 3 persen dari PDB.
- Defisit anggaran 2024 tercatat sebesar 2,3 persen.
- Target defisit 2025 disesuaikan dari 2,5 persen menjadi 2,78 persen untuk mendukung pembiayaan program prioritas nasional.
- Proyeksi 2026 berada di 2,68 persen, mencerminkan arah kebijakan fiskal yang tetap terukur dan berkelanjutan.
R&I memperkirakan rasio utang pemerintah terhadap PDB akan tetap stabil di sekitar 40 persen, menunjukkan ruang fiskal yang aman.
Rekomendasi R&I untuk Pemerintah Indonesia
Dalam laporannya, R&I menekankan tiga fokus penting bagi pemerintah Indonesia untuk menjaga momentum pertumbuhan:
- Memperluas basis penerimaan negara, guna meningkatkan ruang fiskal.
- Mendorong kemudahan berusaha serta mempercepat reformasi struktural demi memperkuat daya saing ekonomi.
- Menjaga konsistensi kebijakan ekonomi dan fiskal, termasuk mengoptimalkan peran lembaga baru seperti Danantara dalam mendukung pembiayaan pembangunan.
Dengan peringkat BBB+ dan outlook stabil, Indonesia dinilai berhasil mempertahankan kepercayaan pasar internasional di tengah dinamika ekonomi global. Penilaian ini menjadi sinyal positif bagi investor, menunjukkan komitmen pemerintah terhadap reformasi ekonomi, pengelolaan fiskal yang kredibel, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (hdl)


as a preferred source on Google




