Malang (beritajatim.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melanjutkan rangkaian program pasar murah sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat. Kali ini, kegiatan digelar di Halaman Kantor UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Malang.
Khofifah menegaskan pasar murah menjadi solusi penting di tengah penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium yang ditetapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas), dari Rp12.500 menjadi Rp13.500 per kilogram. Sementara untuk beras SPHP, HET tetap dipatok Rp12.500 per kilogram.
“Bisa dibayangkan kalau terjadi lonjakan harga beras di pasar. Maka melaksanakan dan memaksimalkan pasar murah untuk memenuhi keterjangkauan kebutuhan pokok bagi masyarakat menjadi solusi terbaik,” ujar Khofifah.
Menurutnya, beras merupakan komoditas konsumsi tertinggi rumah tangga. Kenaikan harga beras otomatis memengaruhi daya beli masyarakat. Karena itu, pasar murah diharapkan mampu mempercepat distribusi beras sekaligus memudahkan akses masyarakat.
Distribusi Beras Masih Rendah
Khofifah juga menyoroti rendahnya realisasi distribusi beras Bulog. Dari stok SPHP sebesar 173 ribu ton, baru sekitar 6,17 persen yang tersalurkan per 26 Agustus 2025. Salah satu kendala adalah sistem aplikasi penyaluran yang belum berjalan optimal.
“Ada yang sudah apply sampai tiga minggu tapi belum cair, ada juga yang lancar. Maka perlu ada langkah bersama antara Bulog dan Bapanas agar distribusi beras tidak tersendat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kehati-hatian dalam distribusi juga dipengaruhi kekhawatiran adanya praktik pengoplosan beras. Meski begitu, Khofifah menekankan distribusi SPHP harus segera digencarkan karena stok tersedia melimpah.
“Intinya, pemenuhan kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur harus dicukupkan dan terus dilakukan penetrasi pasar untuk menjaga daya beli masyarakat,” tegasnya.
Harga Komoditas Pasar Murah
Berikut daftar harga komoditas pasar murah di Malang, Rabu (27/8/2025) pukul 15.00 WIB:
- Beras Premium: Rp14.000/kg (Rp70.000/sak). Harga pasar Malang Rp15.600/kg. HET Rp14.900/kg. Stok 150 kg.
- Beras Medium: Rp11.000/kg (Rp55.000/sak). Harga pasar Malang Rp12.500/kg. HET Rp13.500/kg. Stok 10 ton.
- Gula Pasir: Rp14.000/kg. Harga pasar Malang Rp16.500/kg. HET Rp17.500/kg. Stok 120 kg.
- Minyakita: Rp13.000/liter. Harga pasar Malang Rp16.000/liter. HET Rp15.700/liter. Stok 240 liter.
- Telur Ayam Ras: Rp22.000/kg. Harga pasar Malang Rp25.000/kg. HET Rp30.000/kg. Stok 100 kg.
- Bawang Merah: Rp7.000/250 gr (Rp28.000/kg). Harga pasar Malang Rp39.429/kg. HET Rp41.500/kg. Stok 10 kg.
- Bawang Putih Sinco: Rp6.000/250 gr (Rp24.000/kg). Harga pasar Malang Rp31.429/kg. HET Rp38.000/kg. Stok 10 kg.
- Tepung Terigu: Rp10.000/kg. Harga pasar Malang Rp13.000/kg. Stok 60 kg.
Selain kebutuhan pokok, pasar murah juga menghadirkan stand UMKM yang menjajakan beragam produk makanan, minuman, hingga kerajinan tangan.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah meninjau stand UMKM dan berdialog dengan para pelaku usaha. Ia memberikan masukan terkait kemasan produk agar lebih menarik, sekaligus mengapresiasi karya kerajinan seperti kain ecoprint.
“Packaging-nya sudah bagus, tapi masih bisa dipercantik lagi. Untuk kain ecoprint ini luar biasa, bahannya bagus dan motifnya sangat menarik,” puji Khofifah. (rio)


as a preferred source on Google




