Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Jawa Tengah Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes atas Capaian Terbaik Penurunan Stunting 2025

Jawa Tengah Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes atas Capaian Terbaik Penurunan Stunting 2025

Haris DwiHaris Dwi News 12 November 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Jawa Tengah meraih penghargaan dari Kemenkes sebagai provinsi dengan capaian terbaik penurunan stunting 2025 berkat kolaborasi lintas sektor (foto: Dok Humas Pemprov Jateng)
Jawa Tengah meraih penghargaan dari Kemenkes sebagai provinsi dengan capaian terbaik penurunan stunting 2025 berkat kolaborasi lintas sektor (foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

Jakarta (beritajatim.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi nasional. Gubernur Ahmad Luthfi menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) atas capaian sebagai provinsi dengan intervensi spesifik penurunan stunting terbaik kategori Regional I.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting 2025 di Auditorium Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka prevalensi stunting di Jawa Tengah mencapai 17,1 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional yang berada di 19,8 persen.

Langkah Konkret Pemprov Jateng

Upaya yang dilakukan Pemprov Jawa Tengah dalam menekan angka stunting mencakup berbagai program intervensi spesifik, seperti:

  • Skrining anemia pada remaja putri
  • Konsumsi tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri dan ibu hamil
  • Pemeriksaan kehamilan (ANC) secara rutin
  • Pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK)
  • Pemantauan pertumbuhan balita secara berkala

Selain itu, Pemprov Jateng juga meluncurkan program dokter spesialis keliling (Speling) yang memberikan layanan kesehatan hingga ke daerah terpencil.

Apresiasi atas Kolaborasi Semua Pihak

Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno menyampaikan apresiasi tinggi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga kader posyandu di tingkat desa.

Baca Juga:  Sinergi 70 Tahun Phapros, Selalu Hadir Menyehatkan Bangsa

“Terima kasih kepada semua stakeholder, termasuk bupati, wali kota, camat, lurah, dan terutama kader posyandu yang menjadi ujung tombak suksesnya penurunan stunting di Jawa Tengah,” ujar Sumarno.

Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat baru bagi seluruh pihak untuk terus menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di Jawa Tengah.

Komitmen Pemerintah Pusat Turunkan Stunting

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa prevalensi stunting nasional pada 2024 telah berada di angka 19,8 persen. Pemerintah menargetkan penurunan menjadi 14,2 persen pada 2029 dan 5 persen pada 2045.

“Rakornas menjadi ajang strategis untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan, dari pusat hingga desa, dalam mempercepat penurunan stunting,” tutur Budi.

Sementara itu, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa penurunan stunting merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang harus dikawal bersama.

“Tantangan masih besar untuk mencapai prevalensi 14 persen di tahun 2029. Mari kita bersama-sama ‘keroyokan’ untuk program penurunan stunting ini,” kata Gibran.

Penghargaan Tambahan untuk Jawa Tengah

Selain penghargaan utama untuk provinsi, dua penghargaan tambahan juga diberikan kepada Jawa Tengah, yaitu:

  • Kabupaten Banyumas, sebagai daerah terbaik Regional I melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
  • Sofia Turrifqi, kader Posyandu Mawar 3 Desa Bekutuk, Kabupaten Blora, yang terpilih sebagai Kader Bidang Kesehatan Berprestasi Terbaik Regional I. (ris)
Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Kemenkes RI stunting
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026 News
Pemkot Surabaya memperketat pengawasan parkir tempat usaha agar seluruh lokasi berizin, tarif transparan, dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Bapenda Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19 Juli 2026 News
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026 News
Khofifah membuka Banyuwangi Ethno Carnival 2026 dan menegaskan BEC menjadi ajang promosi budaya lokal serta penggerak ekonomi kreatif Indonesia.

Khofifah Buka Banyuwangi Ethno Carnival 2026, BEC Perkuat Budaya Lokal dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026 News
Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026
Berita Terbaru
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Polresta Malang Kota mengungkap jaringan narkotika lintas provinsi dengan menyita 3,2 kg sabu dan 2.480 butir ekstasi serta menangkap dua kurir.

Polresta Malang Kota Gagalkan Peredaran 3,2 Kg Sabu dan 2.480 Butir Ekstasi, Dua Kurir Ditangkap

18 Juli 2026
Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.