Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Khofifah Buka Banyuwangi Ethno Carnival 2026, BEC Perkuat Budaya Lokal dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

Khofifah Buka Banyuwangi Ethno Carnival 2026, BEC Perkuat Budaya Lokal dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 19 Juli 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Khofifah membuka Banyuwangi Ethno Carnival 2026 dan menegaskan BEC menjadi ajang promosi budaya lokal serta penggerak ekonomi kreatif Indonesia.
Khofifah membuka Banyuwangi Ethno Carnival 2026 dan menegaskan BEC menjadi ajang promosi budaya lokal serta penggerak ekonomi kreatif Indonesia.

Banyuwangi (beritajatim.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 di Jalan Veteran, Taman Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (18/7/2026). Perhelatan budaya tahunan yang telah memasuki tahun ke-14 itu kembali menjadi magnet bagi ribuan masyarakat serta wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu destinasi budaya unggulan di Indonesia.

Pembukaan BEC 2026 turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani. Mengusung tema “Perang Bayu: The Great War of Blambangan”, karnaval budaya tersebut menghadirkan interpretasi artistik mengenai salah satu peristiwa penting dalam sejarah Blambangan melalui parade kostum, seni pertunjukan, musik, dan koreografi yang memadukan tradisi dengan kreativitas modern.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menilai Banyuwangi Ethno Carnival telah berkembang menjadi ikon budaya nasional yang berhasil mentransformasikan kekayaan budaya lokal ke panggung global. Menurutnya, semangat “from local to global” tercermin kuat dalam kreativitas masyarakat Banyuwangi yang mampu mengemas nilai-nilai tradisi menjadi pertunjukan berkelas internasional.

Khofifah juga menilai keberhasilan penyelenggaraan BEC tidak lepas dari kolaborasi berbagai unsur pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, budayawan, seniman, hingga industri kreatif. Sinergi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mengembangkan sektor budaya sekaligus memperkuat ekonomi kreatif di tingkat daerah maupun nasional.

Baca Juga:  Batik Mojokerto Kembali Tampil di Jakarta Muslim Fashion Week 2025

Ia menjelaskan tema “Perang Bayu: The Great War of Blambangan” tidak hanya mengangkat kisah peperangan, tetapi juga menghadirkan nilai keberanian, keteguhan, pengorbanan, dan semangat menjaga martabat yang masih relevan bagi kehidupan masyarakat saat ini. Melalui pendekatan seni pertunjukan, sejarah dikemas lebih menarik sehingga lebih mudah dipahami dan diapresiasi oleh generasi muda.

Menurut Khofifah, sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan sumber nilai yang membantu masyarakat memahami identitas serta arah pembangunan di masa depan. Karena itu, pelestarian sejarah harus terus dilakukan melalui berbagai karya kreatif yang mampu menjangkau publik secara lebih luas.

Ia menambahkan bahwa setiap kostum yang ditampilkan dalam BEC merupakan hasil proses panjang yang melibatkan riset sejarah, kreativitas, keterampilan, serta dedikasi para perancang dan seniman. Begitu pula musik dan koreografi yang menjadi wujud perpaduan harmonis antara warisan budaya dengan inovasi.

Khofifah menegaskan bahwa kekayaan budaya tidak hanya memiliki nilai edukatif dan estetika, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi kreatif. Menurutnya, warisan sejarah yang diolah menjadi produk kreatif mampu memberikan manfaat sosial sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Lebih jauh, Gubernur Jawa Timur menilai konsistensi penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival telah membuktikan bahwa sebuah event budaya dapat menjadi instrumen pembangunan daerah. Dampak positifnya tidak hanya dirasakan oleh para seniman dan pelaku seni, tetapi juga menggerakkan berbagai sektor lain seperti UMKM, kuliner, perhotelan, transportasi, jasa perjalanan wisata, fotografi, desain, hingga subsektor ekonomi kreatif lainnya.

Baca Juga:  FIFA Resmi Mulai World Cup Trophy Tour 2026, Indonesia Masuk Daftar Kunjungan

Keberhasilan BEC, lanjutnya, semakin memperkuat citra Banyuwangi sebagai destinasi wisata budaya sekaligus mengangkat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat pariwisata budaya nasional. Ia berharap ajang tersebut terus menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan apresiasi terhadap sejarah, serta memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, panitia penyelenggara, para seniman, budayawan, komunitas, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat yang bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan BEC 2026. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting agar Banyuwangi terus berkembang sebagai pusat budaya dan ekonomi kreatif berdaya saing global.

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, memberikan apresiasi terhadap kualitas penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival 2026. Ia menilai BEC telah menjadi salah satu contoh terbaik penyelenggaraan festival budaya di Indonesia dan layak dijadikan referensi bagi daerah lain dalam mengembangkan event berbasis budaya.

Dengan penyelenggaraan yang konsisten selama 14 tahun, Banyuwangi Ethno Carnival dinilai tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Banyuwangi, tetapi juga memperkuat diplomasi budaya Indonesia melalui perpaduan sejarah, tradisi, kreativitas, dan inovasi yang mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026 News
Pemkot Surabaya memperketat pengawasan parkir tempat usaha agar seluruh lokasi berizin, tarif transparan, dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Bapenda Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19 Juli 2026 News
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026 News
Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026
Berita Terbaru
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Khofifah membuka Banyuwangi Ethno Carnival 2026 dan menegaskan BEC menjadi ajang promosi budaya lokal serta penggerak ekonomi kreatif Indonesia.

Khofifah Buka Banyuwangi Ethno Carnival 2026, BEC Perkuat Budaya Lokal dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Polresta Malang Kota mengungkap jaringan narkotika lintas provinsi dengan menyita 3,2 kg sabu dan 2.480 butir ekstasi serta menangkap dua kurir.

Polresta Malang Kota Gagalkan Peredaran 3,2 Kg Sabu dan 2.480 Butir Ekstasi, Dua Kurir Ditangkap

18 Juli 2026
Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.