Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Lifestyle»Bertemu Orang yang Tepat di Waktu yang Salah, Bagaimana Menghadapinya?

Bertemu Orang yang Tepat di Waktu yang Salah, Bagaimana Menghadapinya?

Agathon AgnarAgathon Agnar Lifestyle 27 November 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) – Banyak orang pernah merasakan jatuh cinta pada seseorang yang seolah-olah sempurna untuk mereka, namun harus berakhir karena alasan di luar kendali. Fenomena ini kerap disebut “bertemu orang yang tepat di waktu yang salah.”

Kondisi ini terjadi ketika dua orang sangat cocok mulai dari kepribadian, minat, hingga nilai-nilai hidup tetapi keadaan atau waktu tidak mendukung. Misalnya, pasangan harus pindah ke luar negeri, memiliki visi hidup berbeda, atau ada situasi lain yang membuat hubungan tidak bisa dilanjutkan. Situasi ini sering membuat seseorang harus rela melepas cinta sebelum sempat membangunnya lebih jauh.

Cinta yang tak bisa terwujud sering meninggalkan dampak emosional yang cukup dalam. Banyak orang mengalami kesulitan move on meski sudah menjalin hubungan baru. Perasaan penyesalan, stres karena ragu dengan pilihan saat ini, kebiasaan membandingkan hubungan baru dengan hubungan sebelumnya, hingga kemarahan atau kekecewaan menjadi hal yang wajar dirasakan. Kondisi ini, jika tidak dikelola dengan baik, bisa memengaruhi kualitas hidup dan keseharian seseorang.

Para ahli psikologi menyarankan beberapa langkah untuk menghadapi situasi ini. Pertama, melakukan refleksi diri sangat penting. Cobalah bertanya pada diri sendiri, apa yang membuat pasangan terasa seperti orang yang tepat? Kualitas apa yang paling kamu sukai? Memahami perasaan sendiri membantu melihat hubungan secara objektif dan menentukan langkah selanjutnya.

Baca Juga:  Slow Living: Gaya Hidup yang Bikin Hidup Lebih Tenang dan Sehat

Selanjutnya, penting juga menilai faktor-faktor yang menjadi penghalang hubungan. Beberapa hal mungkin masih bisa dikendalikan, seperti komunikasi atau usaha bersama, namun ada juga situasi yang jelas di luar kendali, misalnya pasangan sudah menikah atau memiliki tanggung jawab lain yang tidak bisa diganggu.

Jika faktor penghalang tersebut masih bisa diatasi, kamu bisa mulai mempertimbangkan langkah nyata untuk mempertahankan hubungan. Misalnya, memperbaiki komunikasi, menyusun rencana jangka panjang, atau mencoba mencari solusi bersama. Namun, jika faktor penghalang berada di luar kendali, menerima kenyataan adalah langkah yang paling bijak. Menghindari realitas justru akan memperpanjang rasa sakit dan kebingungan.

Selain itu, mengelola emosi dengan cara yang sehat juga menjadi kunci. Luangkan waktu untuk mengekspresikan perasaan, baik melalui tulisan, curhat pada teman atau keluarga, atau melakukan kegiatan yang menyenangkan. Aktivitas positif ini membantu mengurangi rasa frustrasi dan mempercepat proses move on. Jangan menekan perasaan atau berusaha melupakan secara paksa, karena hal itu justru bisa menimbulkan stres dan kebingungan emosional lebih lanjut.

Meski bertemu dengan pasangan ideal tetapi terhalang oleh waktu atau situasi bisa membingungkan, pengalaman ini bisa menjadi pelajaran berharga. Situasi semacam ini mengajarkan seseorang tentang kesabaran, pemahaman diri, dan pentingnya menerima kenyataan.

Memahami diri sendiri, mengenali batasan, dan mengelola emosi dengan baik membantu seseorang lebih siap dalam hubungan berikutnya. Cinta yang tak terwujud bukanlah akhir dunia, melainkan bagian dari perjalanan untuk menemukan pasangan yang tepat di waktu yang tepat.

Baca Juga:  Cara Cerdas Mengubah Tekanan Kerja Jadi Motivasi untuk Berkembang

Bagi banyak orang, pengalaman “bertemu orang yang tepat di waktu yang salah” menjadi kisah hidup yang pahit sekaligus berharga. Walaupun perasaan patah hati wajar dirasakan, penting untuk tetap membuka diri terhadap kesempatan baru. Karena pada akhirnya, pengalaman cinta tak terwujud bisa menguatkan, membuat lebih bijak, dan menyiapkan diri untuk hubungan yang lebih sehat dan bahagia di masa depan. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
bertemu orang yang tepat cara move on dari cinta cinta tak terwujud
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026 Lifestyle

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026 Lifestyle
Ilustrasi penderita flu (foto : xframe)

Kemarau Basah Juli 2026: Kasus Flu dan Batuk Meningkat, Ini Penyebab serta Cara Mencegahnya

7 Juli 2026 Lifestyle

Gen Z Ramai Pilih Intimate Wedding, Lebih Personal dan Jadi Investasi untuk Kehidupan Setelah Menikah

7 Juli 2026 Lifestyle

5 Cara Mengatasi Sulit Tidur Setelah Terbangun Tengah Malam, Jangan Langsung Lihat Jam!

3 Juli 2026 Lifestyle

9 Manfaat Mewarnai bagi Anak yang Jarang Disadari, Tak Sekadar Asah Kreativitas tetapi Dukung Tumbuh Kembang

2 Juli 2026 Lifestyle
Leave A Reply Cancel Reply

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.