New York (beritajatim.com)– Warner Music Group (WMG) dan Suno, perusahaan pemimpin dalam teknologi musik berbasis kecerdasan buatan (AI), resmi mengumumkan kemitraan bersejarah yang diklaim akan membuka era baru dalam penciptaan, interaksi, serta penemuan musik.
Kolaborasi ini sekaligus menyelesaikan perselisihan hukum yang sebelumnya terjadi antara kedua perusahaan.
Kesepakatan tersebut menggabungkan keunggulan AI Suno dengan kepakaran WMG dalam pengembangan artis dan inovasi musik.
Kolaborasi ini juga menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk melindungi serta memberi kompensasi yang adil bagi musisi, pencipta lagu, dan komunitas kreatif yang lebih luas.
CEO WMG, Robert Kyncl, menyebut perjanjian ini sebagai kemenangan bagi industri kreatif.
“Kesepakatan bersejarah dengan Suno ini adalah kemenangan bagi komunitas kreatif. Dengan pertumbuhan pesat Suno baik dari sisi pengguna maupun monetisasi, kami melihat peluang besar untuk memperluas pendapatan dan menghadirkan pengalaman baru bagi penggemar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa AI dapat menjadi teknologi yang pro-seniman bila mengikuti prinsip-prinsip yang tepat. “AI menjadi pro-artist ketika ia berkomitmen pada model berlisensi, mencerminkan nilai musik di dalam dan luar platform, serta memberi para artis dan pencipta lagu hak untuk memilih apakah nama, gambar, suara, maupun karya mereka digunakan dalam lagu AI,” tambahnya.
CEO Suno, Mikey Shulman, mengatakan kerja sama ini akan meningkatkan pengalaman pengguna dan mempercepat misi perusahaan.
“Kemitraan kami dengan Warner Music membuka pengalaman Suno yang lebih besar dan lebih kaya bagi pecinta musik, serta mempercepat misi kami menjadikan musik lebih bernilai bagi miliaran orang,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Bersama WMG, kami dapat meningkatkan cara musik dibuat, dikonsumsi, dan dibagikan. Kami akan menghadirkan fitur kreasi yang lebih kuat, peluang kolaborasi, serta interaksi dengan musisi-musisi ternama.”
Perubahan Besar Suno pada 2026
Mulai 2026, Suno akan meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan berlisensi. Peluncuran model baru ini membuat model lama akan dihentikan. Suno juga memperkenalkan kebijakan baru terkait unduhan audio.
Pengguna akun gratis tidak dapat lagi mengunduh lagu, tetapi masih bisa memutar dan membagikannya.
Pengguna berbayar akan memiliki batas unduhan bulanan, dengan opsi membeli kuota tambahan jika diperlukan.
Suno Akuisisi Songkick dari WMG
Sebagai bagian dari tujuan memperkuat ekosistem musik, Suno juga mengakuisisi Songkick—platform penemuan konser dan pertunjukan musik langsung—dari WMG. Songkick tetap akan beroperasi sebagai destinasi bagi para penggemar musik, sekaligus menjadi jembatan antara interaksi musik digital dan pengalaman live performance.
Kombinasi Suno dan Songkick diyakini mampu membuka peluang baru untuk memperdalam hubungan antara artis dan penggemar melalui ekosistem musik interaktif yang lebih luas.
Komitmen untuk Industri Musik
Kemitraan strategis ini dibangun untuk mendukung lebih dari 100 juta kreator yang telah menggunakan Suno, sekaligus memberi jalur pendapatan baru bagi artis dan pencipta lagu. Mereka juga akan memiliki kendali penuh atas penggunaan nama, gambar, suara, serta komposisi mereka dalam musik yang dihasilkan AI.
WMG dan Suno sepakat untuk membangun fondasi platform AI musik berlisensi generasi berikutnya yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh industri musik. (ted)


as a preferred source on Google




