Jakarta (beritajatim.id) – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan keprihatinan atas bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Musibah tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada persiapan penyelenggaraan Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi di ketiga provinsi tersebut.
Hasil rapat koordinasi internal menetapkan bahwa pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) untuk PPIH di Sumut, Sumbar, dan Aceh ditunda sementara. Menteri Haji dan Umrah RI, Irfan Yusuf, memberikan arahan agar seleksi hanya dilanjutkan apabila kondisi telah memungkinkan dan seluruh peserta dapat mengikuti proses dengan aman.
Dalam arahannya, Irfan Yusuf menekankan bahwa keselamatan warga menjadi pertimbangan utama. Ia menyampaikan empati kepada masyarakat yang tengah menghadapi kondisi darurat serta meminta agar fokus daerah diarahkan pada upaya penyelamatan dan pemulihan pascabencana.
Sementara itu, pelaksanaan CAT PPIH Kloter secara nasional tetap berlangsung pada 4 Desember 2025 di seluruh Kementerian Haji dan Umrah tingkat kabupaten/kota. Penundaan hanya diberlakukan untuk tiga provinsi yang terdampak bencana.
Kementerian memastikan bahwa jadwal terbaru untuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh akan diumumkan setelah koordinasi teknis lanjutan serta pemantauan perkembangan di lapangan.
Kemenhaj RI juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga keselamatan, dan saling membantu di tengah kondisi bencana, sambil mendoakan pemulihan bagi seluruh warga yang terdampak. (aga)


as a preferred source on Google




