Jakarta (beritajatim.id) – Telkom Solution, sebagai entitas B2B enterprise milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, memasuki fase tindak lanjut untuk mengakselerasi pemanfaatan solusi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor industri.
Langkah ini menjadi kelanjutan dari gelaran Lintas Teknologi Solutions Day edisi ke-8 yang menjadi ruang diskusi dan kolaborasi antara regulator, pemimpin teknologi, serta pelaku industri.
Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, pada Sabtu (6/12/2025), menyampaikan bahwa perkembangan AI yang meningkat secara eksponensial telah mengubah lanskap bisnis global. Menurutnya, Telkom berada pada posisi yang kuat untuk memastikan transformasi tersebut dapat teradopsi secara efektif oleh industri nasional.
Infrastruktur Digital Lengkap Jadi Fondasi Ekosistem AI
Dalam penjelasannya, Dian menguraikan bahwa Telkom memiliki salah satu ekosistem infrastruktur digital terlengkap di kawasan regional. Infrastruktur tersebut mencakup lebih dari 177 ribu kilometer jaringan fiber optik, lebih dari 271 ribu BTS, jaringan kabel laut internasional yang menghubungkan Indonesia ke hub global, serta 35 data center dan tiga satelit dengan total kapasitas 42,2 Gbps. Jaringan ini menjadi fondasi utama dalam integrasi dan pengembangan layanan AI melalui Telkom Solution.
Telkom juga telah mengimplementasikan inisiatif AI for Network, yang berfungsi mendukung otomasi operasi jaringan, meningkatkan efisiensi routing, serta memperkuat perencanaan kapasitas. Pengembangan tersebut kini diperluas seiring teridentifikasinya kebutuhan industri dalam forum Solutions Day, termasuk penguatan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung lonjakan kebutuhan pemrosesan data.
AI CoE Jadi Orkestrator Pemanfaatan AI di TelkomGroup
Sebagai upaya mempercepat pemanfaatan AI di berbagai sektor, Telkom mengandalkan AI Center of Excellence (AI CoE) sebagai pusat orkestrasi penerapan AI di seluruh TelkomGroup. AI CoE dibangun di atas empat pilar utama, yaitu AI Campus, AI Connect, AI Playground, dan AI Hub. Keempat pilar ini dirancang untuk menghadirkan kolaborasi strategis antara akademisi, industri, regulator, dan komunitas dalam menciptakan use case AI yang dapat diterapkan langsung.
Pasca Solutions Day, rangkaian tindak lanjut tengah dijalankan, seperti penambahan sandbox untuk uji coba solusi, pengembangan kurikulum lanjutan peningkatan talenta, serta koordinasi lebih intensif dengan mitra industri yang berpartisipasi dalam forum tersebut.
Acara tahunan yang mengusung tema “Living with AI: Opportunity, Risk, or Reality” tersebut menjadi ajang strategis untuk membahas arah pemanfaatan AI yang aman, inklusif, dan memiliki dampak nyata bagi dunia usaha.
AI sebagai Penggerak Ekonomi Digital Indonesia
Dian juga menekankan pentingnya peran AI CoE dalam memastikan setiap inovasi yang dikembangkan Telkom tidak hanya unggul dari sisi teknologi, tetapi juga aman, terstandarisasi, dan relevan dengan kebutuhan industri. Ia menilai bahwa ekosistem ini diharapkan mampu menjadi pendorong baru bagi ekonomi digital Indonesia serta membuka peluang lebih luas bagi berbagai sektor usaha yang tengah mempercepat transformasi digitalnya.
Dengan langkah-langkah tindak lanjut yang telah disiapkan, Telkom Solution menegaskan komitmennya untuk menjadikan AI sebagai pilar penguat daya saing industri nasional dan fondasi masa depan layanan digital Indonesia. (rio)


as a preferred source on Google




