Bangkok (beritajatim.id) – Kontingen Indonesia terus menampilkan performa stabil di ajang SEA Games 2025 Thailand. Hingga Minggu (15/12/2025) malam WIB, Merah Putih semakin mengukuhkan diri di posisi kedua klasemen perolehan medali, berkat tambahan signifikan yang diraih sepanjang hari pertandingan.
Berdasarkan pembaruan resmi dari panitia penyelenggara SEA Games 2025, Indonesia berhasil menambah 12 medali emas, 10 perak, dan 13 perunggu pada Minggu. Hasil tersebut membuat total koleksi Indonesia kini mencapai 43 emas, 56 perak, dan 53 perunggu, atau 152 medali secara keseluruhan.
Capaian ini semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai pesaing terdekat tuan rumah Thailand dalam persaingan papan atas klasemen SEA Games 2025.
Cabang olahraga bulu tangkis kembali menjadi penyumbang utama medali bagi Indonesia. Dua medali emas berhasil diraih dari sektor unggulan, yakni tunggal putra dan ganda putra.
Di nomor tunggal putra, final mempertemukan dua wakil Merah Putih. Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah menundukkan Mohammad Zaki Ubaidillah, sekaligus menegaskan kuatnya regenerasi tunggal putra Indonesia di level Asia Tenggara.
Sementara itu, medali emas dari sektor ganda putra diraih pasangan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, yang tampil konsisten sejak babak awal hingga final.
Tak hanya emas, sektor ganda putri juga menyumbang medali. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil mengamankan medali perunggu, melengkapi kontribusi bulu tangkis untuk Indonesia.
Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo sukses mempersembahkan medali emas di nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gunshu. Medali ini terasa spesial karena menjadi penampilan terakhir Edgar di SEA Games, sekaligus penutup manis kariernya di ajang tersebut.
Tambahan emas juga datang dari cabang balap sepeda, tepatnya nomor road race beregu, yang menunjukkan kekompakan dan strategi matang tim Indonesia. Sementara dari cabang menembak, Indonesia meraih emas di nomor air pistol 10 meter beregu putra, menegaskan konsistensi atlet Merah Putih di nomor presisi.
Cabang atletik turut memberikan kontribusi signifikan terhadap perolehan emas Indonesia. Atlet jalan cepat Hendro Yap kembali menunjukkan dominasinya di Asia Tenggara dengan merebut medali emas.
Di nomor maraton putra, Robi Syianturi tampil impresif dan berhasil naik ke podium tertinggi. Sementara dari sektor putri, Odekta Elvina Naibaho kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih emas maraton putri, sekaligus menorehkan hattrick emas maraton SEA Games.
Meski Indonesia tampil impresif, Thailand sebagai tuan rumah masih kokoh di puncak klasemen. Negeri Gajah Putih telah mengoleksi 132 emas, 78 perak, dan 47 perunggu, dengan total 257 medali.
Sementara itu, Vietnam masih bertahan di posisi ketiga dan terus memberikan tekanan. Hingga pembaruan terakhir, Vietnam mengumpulkan 34 emas, 35 perak, dan 66 perunggu, atau total 135 medali.
Dengan sejumlah cabang olahraga masih mempertandingkan partai final di hari-hari terakhir SEA Games 2025, peluang Indonesia untuk menambah pundi-pundi medali emas masih terbuka lebar. Konsistensi lintas cabang akan menjadi kunci bagi Merah Putih untuk mempertahankan posisi runner-up hingga penutupan dan menutup SEA Games 2025 dengan hasil membanggakan. (aga)
Sumber: Situs Resmi SEA Games 2025 (update Minggu, 14 Desember 2025, pukul 23.59 WIB)



as a preferred source on Google




