Jakarta (beritajatim.id) – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Gereja Katedral dan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel, Jakarta Pusat, menjelang pelaksanaan Misa Malam Natal. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan berjalan optimal bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah.
Peninjauan itu dilaksanakan bersama sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Panglima TNI, perwakilan Kementerian Agama, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Kehadiran lintas kementerian dan lembaga ini menunjukkan sinergi pemerintah dalam menjamin keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pelayanan dan pengamanan maksimal selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Fokus pengamanan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, tetapi juga kepada umat yang melaksanakan ibadah Natal serta masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun.
Dalam rangka pengamanan Nataru tahun ini, Polri mengerahkan sekitar 147 personel gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, dan instansi terkait. Selain itu, Polri juga melibatkan organisasi kemasyarakatan seperti Banser Nahdlatul Ulama dan Kokam Muhammadiyah untuk membantu pengamanan, khususnya di lokasi-lokasi ibadah gereja.
Menurut Kapolri, pelibatan unsur masyarakat tersebut mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, di mana seluruh elemen bangsa bersatu tanpa membedakan latar belakang agama untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Sinergi antara aparat negara dan masyarakat dinilai sebagai kekuatan penting dalam menjaga persatuan nasional.
Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari TNI, kementerian terkait, hingga organisasi kemasyarakatan yang turut berperan aktif dalam pengamanan perayaan Natal. Kerja sama ini disebut sebagai bukti bahwa Indonesia mampu menjaga persatuan dan kebersamaan sebagai negara yang besar dan majemuk.
Di sisi lain, Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut mengajak masyarakat untuk mendoakan saudara-saudara yang sedang mengalami musibah bencana alam, khususnya di wilayah Sumatra. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah Natal hingga perayaan pergantian tahun dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta seluruh masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Dengan langkah pengamanan terpadu ini, Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Natal dan menyongsong Tahun Baru. (ang)


as a preferred source on Google




