Jakarta (beritajatim.id) – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mengawali tahun 2026 dengan meneguhkan komitmen terhadap keselamatan kerja dan penguatan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung kemandirian energi nasional. Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan Doa Bersama Awal Tahun 2026 yang diikuti seluruh Perwira Pertamina Drilling di Kantor Pusat Jakarta, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan nilai bagi insan Pertamina Drilling dalam menjalankan peran strategisnya sebagai penyedia jasa pengeboran migas nasional. Peran tersebut berada di sektor hulu yang menjadi fondasi utama keberlanjutan produksi energi, sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan energi dan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas pembangunan nasional.
Sebagai bagian penting dalam rantai pasok energi, Pertamina Drilling dituntut menjalankan operasi pengeboran yang andal, efisien, dan berstandar keselamatan tinggi. Keandalan operasional dinilai tidak hanya bergantung pada teknologi dan sistem, tetapi juga pada kesiapan SDM serta budaya kerja yang menjunjung tinggi keselamatan dan integritas.
Komisaris Pertamina Drilling, Adhi Brahmantya, menekankan bahwa capaian perusahaan selama ini merupakan hasil sinergi antara kerja keras, kebersamaan, dan kekuatan spiritual yang terus dijaga. Nilai tersebut diharapkan menjadi penguat dalam menghadapi tantangan operasional dan dinamika industri energi ke depan.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menegaskan pentingnya penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi utama keberlangsungan bisnis perusahaan. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan, serta kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi nilai yang melekat dalam setiap aktivitas operasional, baik di kantor pusat maupun di seluruh wilayah kerja.
Memasuki tahun 2026, manajemen Pertamina Drilling menargetkan penguatan budaya HSSE, peningkatan disiplin kerja, serta kemampuan adaptasi yang tinggi di tengah tantangan industri energi yang semakin kompleks. Fokus tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program kerja perusahaan secara berkelanjutan dan berdaya saing.
Selain aspek keselamatan, penguatan integritas, inovasi, dan kolaborasi antarperwira juga menjadi perhatian utama. Dengan pendekatan tersebut, Pertamina Drilling tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja, tetapi juga pada pembangunan organisasi yang tangguh dan berkelanjutan.
Melalui doa bersama di awal tahun ini, manajemen berharap seluruh insan Pertamina Drilling memperoleh kelancaran, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan setiap amanah. Apresiasi turut disampaikan kepada seluruh Perwira serta Persatuan Wanita Patra (PWP) atas dukungan dan peran aktif dalam memperkuat semangat kebersamaan perusahaan.
Dengan semangat baru di tahun 2026, Pertamina Drilling meneguhkan langkah untuk terus berkontribusi nyata dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui operasional yang aman, SDM unggul, dan tata kelola perusahaan yang berintegritas. (ren)


as a preferred source on Google




