Surabaya (beritajatim.id) – Warga Kota Surabaya diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Selasa sore hingga malam ini (3/2/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda merilis peringatan dini hujan lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, terpantau adanya pertemuan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Timur bagian utara yang memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan di atas Surabaya. Kondisi ini berpotensi menyebabkan curah hujan tinggi dalam waktu relatif singkat, terutama pada sore hingga malam hari.
BMKG Juanda memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak hujan paling intens. Di Surabaya Barat, hujan lebat diperkirakan melanda kawasan Lakarsantri, Sambikerep, dan Benowo. Sementara di Surabaya Selatan, wilayah Gayungan, Wonocolo, Karah, hingga Menanggal masuk dalam zona waspada.
Potensi hujan lebat juga mengintai Surabaya Pusat, meliputi kawasan Tegalsari, Genteng, dan sekitarnya. Adapun di Surabaya Timur, wilayah Gunung Anyar dan Rungkut, khususnya yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sidoarjo, diperkirakan turut terdampak.
Intensitas hujan yang tinggi ini berpotensi memicu genangan air di sejumlah ruas jalan, terutama di titik-titik yang saat ini sedang menjalani proyek perbaikan dan overlay jalan. Kondisi drainase sementara di area proyek dapat menyebabkan air menggenang lebih cepat saat hujan deras.
Pengendara diimbau lebih berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang tengah diperbaiki, khususnya di kawasan Surabaya Selatan dan Surabaya Utara. Material proyek yang basah dapat membuat permukaan jalan menjadi licin dan meningkatkan risiko kecelakaan.
BMKG Juanda juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan dengan konstruksi tidak kokoh saat hujan disertai angin kencang. Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, seperti genangan cepat, banjir sesaat, hingga pohon tumbang.
Bagi pengguna jalan, kepadatan lalu lintas diperkirakan meningkat menjelang jam pulang kantor. Pengendara disarankan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, termasuk lampu dan wiper, guna menjaga jarak pandang di tengah hujan lebat.


as a preferred source on Google




