Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ekonomi»Pemerintah Dorong Tiga Mesin Pertumbuhan Ekonomi untuk Perkuat Daya Saing Nasional

Pemerintah Dorong Tiga Mesin Pertumbuhan Ekonomi untuk Perkuat Daya Saing Nasional

Hendra BrataHendra Brata Ekonomi 7 Februari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto (foto: Dok Kemenko Perekonomian RI)

Jakarta (beritajatim.id) – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan melalui penguatan sektor industri, pemanfaatan teknologi maju, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pendekatan tersebut dirancang untuk menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Komitmen ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dalam dialog bersama mahasiswa dan alumni Departemen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta. Dalam forum tersebut, Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah mengadopsi pendekatan teknis dalam mengelola ekonomi nasional, dengan menyeimbangkan akselerasi pertumbuhan dan stabilitas ekonomi.

Airlangga menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan laju pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan. Target tersebut akan dicapai dengan memperkuat sektor-sektor penggerak utama, khususnya industri manufaktur, energi dan teknologi masa depan, serta sektor konstruksi. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian nasional dan berkaitan erat dengan pengembangan riset serta kualitas SDM.

Kinerja Ekonomi Tetap Solid

Hingga akhir 2025, kinerja ekonomi Indonesia menunjukkan tren yang stabil dan positif. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 tercatat sebagai yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir, dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 5 persen. Stabilitas makroekonomi juga tercermin dari inflasi yang terjaga di kisaran 3,55 persen secara tahunan, neraca perdagangan yang mencatat surplus dalam beberapa tahun terakhir, serta cadangan devisa yang mencapai sekitar 156 miliar dolar AS.

Baca Juga:  BPS: Beras dan Bensin Pemicu Utama Inflasi 2,12 Persen di Agustus 2024

Capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam melanjutkan agenda transformasi ekonomi jangka menengah dan panjang.

Tiga Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Dalam kerangka transformasi tersebut, pemerintah mengusung konsep tiga mesin pertumbuhan ekonomi (three engines of growth). Mesin pertama difokuskan pada penguatan industri manufaktur dan industri padat karya, seperti tekstil, alas kaki, furnitur, serta industri otomotif, termasuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Industri tekstil dinilai tetap relevan karena kebutuhan global yang terus meningkat sekaligus berkontribusi besar dalam penyerapan tenaga kerja.

Mesin kedua diarahkan pada pembangunan ekonomi berbasis teknologi dan inovasi. Pemerintah mendorong penguatan digitalisasi, kecerdasan buatan, bioteknologi, hingga semikonduktor, dengan penekanan pada investasi riset dan pengembangan (R&D). Langkah ini bertujuan memperkuat rantai nilai industri agar pertumbuhan ekonomi tidak lagi bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam semata, melainkan pada penguasaan teknologi dan inovasi.

Airlangga menekankan pentingnya pendekatan kurva inovasi atau S-Curve dalam pembangunan ekonomi, di mana investasi riset menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing produk nasional di masa depan.

Sementara itu, mesin ketiga menitikberatkan pada peningkatan produktivitas dan daya saing sumber daya manusia sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang. Pemerintah mendorong penguatan keterampilan tenaga kerja melalui penyiapan ratusan ribu tenaga terampil, sekaligus pengembangan ekosistem ekonomi baru seperti gig economy dan ekonomi kreatif, terutama bagi generasi muda dan mahasiswa.

Baca Juga:  Rayakan Hari Pahlawan, Pemkot Surabaya Beri Diskon BPHTB hingga 40 Persen dan Bebas Denda PBB Sepanjang November

Ketahanan Pangan dan Stabilitas Nasional

Selain tiga mesin pertumbuhan tersebut, pemerintah juga menegaskan pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari stabilitas ekonomi nasional. Penguatan produksi pangan dalam negeri terus dilakukan melalui pengembangan kawasan pangan serta peningkatan produktivitas pertanian, guna memastikan ketersediaan pangan di tengah potensi krisis global dan gangguan rantai pasok internasional.

Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi nasional dapat terus terakselerasi tanpa mengorbankan stabilitas, sekaligus mampu menjawab tantangan global melalui industri yang kuat, teknologi maju, dan SDM yang kompetitif. (hen)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026 Ekonomi
Pasar Tembok Dukuh Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis bagi Pedagang Pasar Tumpah dan PKL, Relokasi Tanpa Biaya Sewa

12 Juli 2026 Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Stagnan

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan untuk menjaga inflasi, memperkuat daya beli, membantu warga rentan, dan mendukung UMKM.

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Banyuwangi untuk mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pelaku UMKM.

Gubernur Khofifah Perluas Pasar Murah hingga Banyuwangi, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

4 Juli 2026 Ekonomi
Ilustrasi emas batangan (foto: Jingming Pan/unsplash)

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000 per Gram, Simak Daftar Lengkap Pecahan Terbaru

3 Juli 2026 Ekonomi
Leave A Reply Cancel Reply

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Berita Terbaru
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Polresta Malang Kota mengungkap jaringan narkotika lintas provinsi dengan menyita 3,2 kg sabu dan 2.480 butir ekstasi serta menangkap dua kurir.

Polresta Malang Kota Gagalkan Peredaran 3,2 Kg Sabu dan 2.480 Butir Ekstasi, Dua Kurir Ditangkap

18 Juli 2026
Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.