Jakarta (Beritajatim.id) – Kementerian Agama (Kemenag) RI dijadwalkan akan menggelar Sidang Isbat penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah pada esok hari. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian waktu pelaksanaan ibadah puasa bagi umat Islam di Indonesia, sekaligus merespons dinamika potensi perbedaan penanggalan yang mungkin terjadi tahun ini.
Sebagai langkah awal validasi data, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mempersiapkan mekanisme pengamatan hilal yang komprehensif. BMKG akan menerjunkan tim untuk melakukan rukyatul hilal di 37 titik strategis yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Data visibilitas hilal dari 37 titik ini nantinya akan menjadi data krusial yang dipaparkan dalam sidang isbat.
Isu mengenai potensi perbedaan awal puasa tahun 2026 antara metode hisab dan rukyat memang tengah menjadi sorotan publik. Menanggapi hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) segera mengeluarkan imbauan agar suasana kondusif di tengah masyarakat tetap terjaga.
Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud, menegaskan bahwa perbedaan dalam metode penentuan awal bulan Qomariah adalah hal yang lumrah dalam khazanah Islam dan tidak semestinya menjadi sumber konflik.
“Awal Ramadan berpotensi berbeda,” ujar KH Marsudi Syuhud.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kedewasaan umat dalam menyikapi hasil sidang isbat nanti.
“Tak perlu dibawa ke perpecahan,” tegasnya, mengingatkan agar ukhuwah Islamiyah tetap menjadi prioritas utama di atas perbedaan furu’iyah (cabang masalah agama).
Sidang Isbat esok hari rencananya akan berlangsung dalam tiga tahap. Dimulai dengan seminar pemaparan posisi hilal berdasarkan data hisab oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag, dilanjutkan dengan sidang isbat tertutup yang melibatkan pimpinan ormas Islam dan duta besar negara sahabat, serta diakhiri dengan konferensi pers hasil penetapan 1 Ramadan 2026.
Masyarakat diimbau untuk menunggu keputusan resmi pemerintah dan tetap fokus mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan penuh suka cita, terlepas dari potensi perbedaan tanggal dimulainya puasa.


as a preferred source on Google




