Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ekonomi»Indonesia-Jerman Perkuat Infrastruktur Mutu Industri, Kemenperin Dorong Daya Saing Ekspor ke Eropa

Indonesia-Jerman Perkuat Infrastruktur Mutu Industri, Kemenperin Dorong Daya Saing Ekspor ke Eropa

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Ekonomi 16 Mei 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Jakarta (beritajatim.id) – Kementerian Perindustrian melalui Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) terus memperkuat kolaborasi internasional untuk meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui penyelenggaraan 3rd High-Level Indonesian-German Annual Meeting on Quality Infrastructure di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Forum bilateral tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan kerja sama Indonesia dan Jerman di bidang Quality Infrastructure atau infrastruktur mutu. Sistem ini dinilai memiliki peran vital dalam mendukung industri nasional agar lebih kompetitif, adaptif terhadap perkembangan regulasi global, dan mampu memperluas akses ekspor, terutama ke kawasan Eropa.

Pertemuan itu dihadiri perwakilan pemerintah Indonesia dan Jerman, lembaga standardisasi, akreditasi, metrologi, asosiasi industri, pelaku usaha, hingga mitra strategis kedua negara. Delegasi Jerman dipimpin oleh Ole Janssen dari Federal Ministry for Economic Affairs and Energy (BMWE), sedangkan pihak Indonesia diwakili Kepala BSKJI Kemenperin, Emmy Suryandari.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai penguatan infrastruktur mutu menjadi faktor penting dalam menghadapi dinamika perdagangan global dan transformasi industri berbasis digital. Menurutnya, kerja sama Indonesia dan Jerman diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri nasional agar lebih siap menghadapi persaingan internasional.

Ia menjelaskan, sistem infrastruktur mutu yang kuat dapat meningkatkan kepercayaan pasar global terhadap produk manufaktur Indonesia. Karena itu, penguatan standardisasi, penilaian kesesuaian, serta transformasi digital dalam sistem industri perlu terus dipercepat agar produk nasional mampu memenuhi standar internasional.

Baca Juga:  KSP: Rencana Kenaikan Gaji ASN 2025 Belum Pasti, Tergantung Kondisi Keuangan Negara

Sementara itu, Emmy Suryandari menegaskan bahwa infrastruktur mutu memiliki peran strategis dalam mendukung perlindungan konsumen, memperluas akses pasar internasional, serta mendorong transformasi industri berkelanjutan. Ia juga menyoroti pentingnya harmonisasi regulasi teknis dan digitalisasi industri dalam menghadapi tantangan perdagangan global yang semakin kompleks.

Salah satu agenda utama dalam forum tersebut adalah penandatanganan Work Plan kerja sama Indonesia–Jerman periode 2026–2027. Kesepakatan itu menjadi bentuk komitmen kedua negara dalam melanjutkan kolaborasi strategis di bidang standardisasi dan penguatan sistem infrastruktur mutu nasional.

Dalam pembahasannya, forum menyoroti tiga isu strategis utama. Sesi pertama membahas harmonisasi sistem Quality Infrastructure dalam kerangka Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I–EU CEPA). Fokus utama pembahasan mencakup peluang peningkatan akses pasar melalui penguatan standar dan sistem penilaian kesesuaian.

Sesi kedua membahas penguatan keselamatan dan kualitas produk melalui standardisasi nasional yang selaras dengan sistem internasional. Dalam sesi ini, peran lembaga penilaian kesesuaian dinilai penting untuk mendukung regulasi sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk industri Indonesia.

Adapun sesi ketiga menitikberatkan pada digitalisasi infrastruktur mutu, termasuk kesiapan Indonesia menghadapi implementasi Digital Product Passport (DPP) Uni Eropa. Diskusi mencakup kebijakan DPP, pengembangan digitalisasi Quality Infrastructure, hingga contoh implementasi sistem tersebut di sektor industri.

Melalui forum ini, Indonesia dan Jerman berharap kerja sama bilateral di bidang infrastruktur mutu dapat semakin kuat dan mampu mendukung pengembangan industri nasional yang modern, terintegrasi secara global, serta memiliki daya saing tinggi di pasar internasional.

Baca Juga:  Mengapa Kebangkitan Harga Emas Saat Ini Menyimpan ‘Bom Waktu’ bagi Investor

Pada penutupan kegiatan, Emmy Suryandari menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jerman, BMWE, GIZ, dan seluruh mitra strategis yang selama ini mendukung penguatan sistem Quality Infrastructure di Indonesia. Ia berharap kolaborasi kedua negara dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta penguatan sektor industri di masa mendatang. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026 Ekonomi
Pasar Tembok Dukuh Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis bagi Pedagang Pasar Tumpah dan PKL, Relokasi Tanpa Biaya Sewa

12 Juli 2026 Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Stagnan

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan untuk menjaga inflasi, memperkuat daya beli, membantu warga rentan, dan mendukung UMKM.

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Banyuwangi untuk mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pelaku UMKM.

Gubernur Khofifah Perluas Pasar Murah hingga Banyuwangi, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

4 Juli 2026 Ekonomi
Ilustrasi emas batangan (foto: Jingming Pan/unsplash)

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000 per Gram, Simak Daftar Lengkap Pecahan Terbaru

3 Juli 2026 Ekonomi
Leave A Reply Cancel Reply

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.