Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
[gtranslate]
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Wabup Mojokerto Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan Laka Air, Luncurkan Tangguh Rek dan Mojo Mandala

Wabup Mojokerto Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan Laka Air, Luncurkan Tangguh Rek dan Mojo Mandala

Misti PrihatiniMisti Prihatini News 14 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian
Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian

Mojokerto (beritajatim.id) – Pemerintah Kabupaten Mojokerto memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi bencana alam pada musim kemarau melalui rapat persiapan gladi kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kecelakaan air (laka air). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian di Smartroom Satya Bina Karya (SBK), Jumat (12/6).

Rapat tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari Polri, TNI, Dinas Kehutanan, Perum Perhutani, hingga instansi terkait lainnya. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan respons terpadu dalam menghadapi potensi bencana yang kerap meningkat saat musim kemarau.

Dalam arahannya, Moch. Rizal Octavian menegaskan bahwa gladi kesiapsiagaan tidak hanya berfungsi sebagai simulasi penanganan bencana, tetapi juga menjadi sarana evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan sistem penanggulangan bencana di lapangan. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk mengukur efektivitas komando, komunikasi, koordinasi antarinstansi, serta kesiapan personel dan peralatan ketika menghadapi kondisi darurat yang sebenarnya.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam upaya mitigasi bencana. Rizal mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Pemkab Mojokerto Gelar Gebyar Lomba Kreativitas dan Apresiasi Sekolah Penggerak di Hari Anak Nasional 2024

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Mojokerto juga meluncurkan dua program inovasi kebencanaan, yakni Tangguh Rek dan Mojo Mandala. Kedua program tersebut dirancang untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana yang berbasis teknologi, data, serta keterlibatan masyarakat.

Tangguh Rek yang sebelumnya dikenal sebagai slogan kebencanaan kini dikembangkan menjadi konsep tata kelola resiliensi kawasan rawan bencana di Kabupaten Mojokerto. Program ini sekaligus menjadi akronim dari Tanggap, Tangkas, Unggul, dan Harmoni yang diharapkan mampu menjadi pengingat bagi masyarakat dalam membangun budaya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Sementara itu, Mojo Mandala merupakan singkatan dari Manajemen Data Bencana dan Pelaporan. Program yang diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto tersebut difokuskan pada penguatan sistem pengelolaan data kebencanaan serta percepatan pelaporan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif saat terjadi kondisi darurat.

Rizal menyampaikan dukungannya terhadap kedua program tersebut karena memiliki tujuan yang sama, yakni memperkuat penanggulangan dan penanganan bencana berbasis masyarakat. Menurutnya, keberhasilan mitigasi dan respons bencana tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Melalui pengembangan Tangguh Rek dan Mojo Mandala, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap dapat menghadirkan sistem kesiapsiagaan yang lebih cepat, responsif, terintegrasi, dan adaptif terhadap berbagai ancaman bencana yang berpotensi terjadi di wilayah tersebut.

Sebelum membuka rapat kesiapsiagaan, Moch. Rizal Octavian juga mendampingi jajaran Markas Besar (Mabes) TNI dalam kunjungan kerja ke sejumlah lokasi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Mojokerto. Kunjungan diawali di KDKMP Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, serta KDKMP Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, sebelum melanjutkan peninjauan ke beberapa titik lainnya di wilayah Mojokerto Raya.

Baca Juga:  Polres Magetan Intensifkan Publik Address untuk Wujudkan Pilkada 2024 yang Damai

Langkah penguatan kesiapsiagaan bencana yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mojokerto tersebut menjadi bagian dari strategi menghadapi musim kemarau 2026, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mengurangi risiko bencana di daerah. (tin)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Mojokerto
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Gubernur Khofifah mengapresiasi layanan verifikasi SPMB SMA/SMK Negeri di Ngawi yang terjadwal, transparan, nyaman, dan tanpa antrean panjang.

Khofifah Apresiasi SPMB Ngawi, Layanan Terjadwal Cegah Antrean Panjang

8 Juni 2026 News
Surabaya menjadi kota pertama peluncuran program Indonesia-Norwegia yang berhasil mengangkat satu ton sampah plastik dari sungai setiap hari.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-Norwegia Atasi Sampah Plastik

6 Juni 2026 News
Polres Bondowoso menangkap pelaku perampokan rumah di Cermee. Tersangka dilumpuhkan setelah melawan saat proses penangkapan.

Perampok Rumah di Bondowoso Dibekuk Polisi, Sempat Melawan Saat Ditangkap

6 Juni 2026 News
ketahanan pangan nasional,Bhabinkamtibmas Gunung Gedangan,petani padi Mojokerto,Program Asta Cita Presiden,Polres Mojokerto Kota

Bhabinkamtibmas Gunung Gedangan Dorong Petani Dukung Ketahanan Pangan Nasional

6 Juni 2026 News
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Siapkan Generasi Pintar dan Benar

4 Juni 2026 News
UNAIR siap menjadi tuan rumah final ON MIPA-PT 2026. Fasilitas, keamanan, dan dukungan penuh disiapkan demi kelancaran kompetisi nasional.

UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Fasilitas dan Keamanan Siap

4 Juni 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

7 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Ginjal, Cocok Dikonsumsi Saat Memulai Hari

12 Juni 2026

Modifikasi Pelat Nomor Kendaraan Bisa Kena Tilang, Ini Daftar yang Dilarang

12 Juni 2026
Kortastipidkor Polri menggeledah kantor WIKA terkait dugaan korupsi proyek modernisasi PG Asembagus yang merugikan negara hingga Rp645 miliar.

Kortastipidkor Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Modernisasi PG Asembagus Rp645 Miliar

12 Juni 2026

Jadwal Lengkap Final PFL 2026, Bintang Timur Surabaya vs Cosmo JNE Jakarta

11 Juni 2026

Opening Ceremony Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara, Ada Shakira, LISA BLACKPINK hingga BTS di Final

11 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.