Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
[gtranslate]
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Iran Pastikan Selat Hormuz Kembali Normal, Pelayaran Dagang Pulih Pascakesepakatan dengan AS

Iran Pastikan Selat Hormuz Kembali Normal, Pelayaran Dagang Pulih Pascakesepakatan dengan AS

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Internasional 23 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Selat Hormuz
Selat Hormuz

Jenewa (beritajatim.id) – Pemerintah Iran menyatakan Selat Hormuz kembali beroperasi normal dan terbuka sepenuhnya bagi kapal-kapal dagang setelah tercapainya kesepakatan antara Teheran dan Washington terkait pemulihan aktivitas pelayaran di jalur strategis tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Duta Besar dan Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Ali Bahreini, pada Selasa (23/6/2026). Menurut Bahreini, aktivitas pelayaran komersial di Selat Hormuz saat ini berlangsung tanpa hambatan dan arus pengiriman minyak melalui jalur tersebut telah kembali berjalan dalam beberapa hari terakhir.

Bahreini menegaskan bahwa kapal-kapal dagang dapat melintasi Selat Hormuz secara normal. Pernyataan tersebut menjadi sinyal penting bagi pasar energi global yang selama beberapa bulan terakhir menghadapi ketidakpastian akibat konflik dan gangguan pelayaran di kawasan Teluk.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling vital di dunia. Sebagian besar ekspor minyak dari kawasan Teluk mengalir melalui perairan sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab tersebut. Karena itu, setiap gangguan di wilayah ini berpotensi memengaruhi harga energi, rantai pasok global, hingga stabilitas perdagangan internasional.

Pemulihan aktivitas pelayaran terjadi setelah Iran dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan yang dituangkan dalam Islamabad Memorandum of Understanding (MoU). Dokumen tersebut ditandatangani secara elektronik oleh kedua negara dengan mediasi Pakistan dan mulai berlaku pada pertengahan Juni 2026. Salah satu poin utama dalam kesepakatan itu adalah pembukaan kembali Selat Hormuz serta penghentian blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran.

Baca Juga:  Gedung 9 Lantai Ambruk di Filipina, 26 Orang Berhasil Diselamatkan dari Reruntuhan

Kesepakatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengakhiri ketegangan militer yang berlangsung sejak akhir Februari 2026. Selain menjamin kebebasan navigasi, kedua negara sepakat melanjutkan perundingan teknis untuk membahas implementasi berbagai poin dalam memorandum dan menjaga stabilitas kawasan.

Sejumlah laporan internasional menunjukkan aktivitas kapal komersial mulai meningkat setelah kesepakatan berlaku. Beberapa operator pelayaran dan perusahaan energi telah kembali mengirim kapal melalui jalur tersebut, meskipun sebagian pelaku industri masih memantau perkembangan keamanan kawasan secara cermat.

Peningkatan lalu lintas kapal ini menjadi indikator penting bagi pemulihan perdagangan energi global. Selama periode ketegangan, banyak kapal tanker dan kapal kargo memilih menunggu di luar kawasan Teluk karena faktor keamanan dan tingginya risiko operasional. Kini, dengan adanya kesepakatan baru, kepercayaan pelaku industri terhadap keamanan pelayaran mulai meningkat.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai proses normalisasi penuh masih membutuhkan waktu. Beberapa perusahaan pelayaran internasional masih menunggu implementasi menyeluruh dari kesepakatan Iran-Amerika Serikat sebelum kembali mengoperasikan armada secara maksimal di kawasan tersebut.

Sebagai tindak lanjut kesepakatan, Iran dan Amerika Serikat telah menggelar negosiasi teknis di Swiss pada 21 Juni lalu dengan dukungan mediasi Pakistan dan Qatar. Pertemuan tersebut membahas mekanisme pelaksanaan memorandum, termasuk aspek keamanan pelayaran dan langkah-langkah deeskalasi di kawasan Timur Tengah.

Kembalinya aktivitas normal di Selat Hormuz dipandang sebagai perkembangan positif bagi stabilitas pasar energi dunia. Selain mendukung kelancaran distribusi minyak dan gas, terbukanya kembali jalur pelayaran ini juga diharapkan mampu mengurangi tekanan terhadap biaya logistik global serta memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek perdagangan internasional di kawasan Teluk. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Keir Starmer

Keir Starmer Umumkan Mundur dari Pimpinan Partai Buruh, Suksesi Tuntas Sebelum Parlemen Kembali

22 Juni 2026 Internasional
Selat Hormuz

Kapal Tanker Saudi Mulai Lintasi Selat Hormuz, Pasar Minyak Pantau Dampak Perdamaian AS-Iran

18 Juni 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

AS dan Iran Teken Kesepakatan Awal Akhiri Konflik Teluk, Negosiasi Gencatan Senjata Permanen Berlanjut

16 Juni 2026 Internasional
Shehbaz Sharif

AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, MoU Dijadwalkan Ditandatangani di Swiss pada 19 Juni 2026

15 Juni 2026 Internasional
Logo Ant Group Co

Ant Group Uji AI Agent di Alipay, Siap Tantang WeChat dalam Perebutan Pengguna Aplikasi Super

14 Juni 2026 Internasional
Donald Trump

Tarif Baru AS Picu Kritik Global, 60 Negara Terdampak Investigasi USTR

8 Juni 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Selat Hormuz

Iran Pastikan Selat Hormuz Kembali Normal, Pelayaran Dagang Pulih Pascakesepakatan dengan AS

23 Juni 2026
Berita Terbaru

Pakaian Susah Kering Saat Musim Hujan? Ini 7 Cara Ampuh agar Tidak Bau Apek

23 Juni 2026

Kylian Mbappe Cetak Dua Gol dan Ukir Rekor Baru, Prancis Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

23 Juni 2026

FMIPA ITB dan ParagonCorp Jalin Kolaborasi Strategis, Perkuat Ekosistem Riset dan Talenta Sains Indonesia

23 Juni 2026
DPR RI menyetujui pagu anggaran Kemenko Perekonomian 2027 sebesar Rp664 miliar untuk mendukung koordinasi kebijakan dan transformasi ekonomi nasional.

Pagu Anggaran Kemenko Perekonomian 2027 Disetujui Rp664 Miliar, Perkuat Transformasi Ekonomi Nasional

23 Juni 2026
Keir Starmer

Keir Starmer Umumkan Mundur dari Pimpinan Partai Buruh, Suksesi Tuntas Sebelum Parlemen Kembali

22 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.