Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
[gtranslate]
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Kapal Tanker Saudi Mulai Lintasi Selat Hormuz, Pasar Minyak Pantau Dampak Perdamaian AS-Iran

Kapal Tanker Saudi Mulai Lintasi Selat Hormuz, Pasar Minyak Pantau Dampak Perdamaian AS-Iran

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Internasional 18 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Selat Hormuz
Selat Hormuz

Jakarta (beritajatim.id) – Pergerakan kapal-kapal tanker minyak dan gas mulai kembali terlihat di Selat Hormuz setelah tercapainya kesepakatan perdamaian sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kondisi ini menjadi sinyal awal bahwa jalur energi paling strategis di dunia tersebut perlahan kembali beroperasi setelah mengalami gangguan selama lebih dari tiga bulan akibat konflik di kawasan Teluk Persia.

Pada Kamis (18/6/2026), tiga kapal supertanker milik perusahaan pelayaran Arab Saudi, Bahri, terdeteksi menyalakan sinyal pelacakan mereka di Teluk Oman dan mulai bergerak meninggalkan kawasan Teluk Persia. Ketiga kapal tersebut, yakni Shaden, Jaham, dan Awtad, sebelumnya termasuk armada yang tertahan akibat ketidakpastian keamanan selama konflik berlangsung.

Perjalanan tiga kapal tersebut mendapat perhatian besar pelaku pasar energi global karena membawa sekitar 6 juta barel minyak mentah. Volume tersebut menjadi pengiriman minyak Saudi terbesar yang melintasi Selat Hormuz sejak perang pecah dan jalur perdagangan energi internasional terganggu.

Selain kapal tanker minyak Saudi, aktivitas pelayaran juga terlihat dari kapal pengangkut gas alam cair (LNG) yang disewa QatarEnergy serta sebuah kapal tanker bahan bakar yang dikelola anak usaha perusahaan pelayaran milik negara China, Cosco Shipping. Kedua kapal tersebut juga mulai bergerak keluar dari kawasan Teluk Persia menuju tujuan berikutnya.

Meski demikian, lalu lintas kapal di Selat Hormuz masih jauh di bawah kondisi normal sebelum konflik terjadi. Para pelaku industri pelayaran dan perdagangan energi kini menunggu perkembangan lebih lanjut untuk melihat apakah kapal-kapal lain yang masih tertahan akan mulai melakukan pelayaran dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga:  Rusia Ancam Respons Militer Jika Greenland Dimiliterisasi, NATO Luncurkan Misi Arctic Sentry

Data industri menunjukkan lebih dari 100 kapal tanker minyak sempat terjebak di sekitar Selat Hormuz sebelum tercapainya kesepakatan damai sementara. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 kapal merupakan supertanker berkapasitas hingga 2 juta barel minyak per kapal.

Kembalinya aktivitas pengiriman energi melalui Selat Hormuz dinilai berpotensi meningkatkan pasokan minyak ke pasar internasional. Jika kapal-kapal yang selama ini tertahan mulai berlayar secara bertahap, maka jutaan barel minyak tambahan dapat kembali memasuki rantai pasok global dan membantu meredakan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi.

Namun, pemulihan aktivitas pelayaran belum sepenuhnya berjalan mulus. Sejumlah pemilik kapal masih bersikap hati-hati dan menunggu kepastian mengenai mekanisme pembukaan kembali jalur pelayaran tersebut. Para broker pelayaran sebelumnya mengungkapkan masih terdapat perbedaan pandangan antara pemilik kapal dan penyewa terkait tarif angkutan yang dianggap layak di tengah tingginya risiko keamanan.

Kekhawatiran lain juga datang dari potensi ancaman ranjau laut yang diduga masih berada di sekitar jalur pelayaran. Faktor tersebut membuat sebagian operator kapal memilih menunda keputusan untuk kembali beroperasi secara normal hingga kondisi keamanan benar-benar dipastikan aman.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah AS pada awal pekan ini telah mengeluarkan panduan bagi operator kapal terkait bantuan navigasi dan pengamanan yang dapat digunakan saat melintasi jalur selatan di dekat pantai Oman. Panduan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat normalisasi aktivitas pelayaran komersial di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Tolak Rencana Israel Raya, Mahmoud Abbas: Mereka Lakukan Perang Genosida di Gaza!

Selama penutupan Selat Hormuz, akses ekspor minyak dan gas dari negara-negara Teluk Persia mengalami pembatasan signifikan. Sebagian kecil pengiriman tetap berlangsung melalui kapal-kapal yang mematikan sistem transponder untuk menyamarkan posisi mereka atau beroperasi berdasarkan izin tertentu dari otoritas Iran.

Salah satu kapal LNG yang mulai bergerak, Mraikh yang disewa QatarEnergy, tercatat mengarahkan pelayaran menuju Pelabuhan Qasim di Pakistan. Sementara itu, kapal tanker Ye Chi yang dikelola anak perusahaan Cosco Shipping belum menunjukkan tujuan akhir secara terbuka dalam sistem pelacakan pelayaran.

Hingga kini belum ada kepastian apakah pelayaran sejumlah kapal tersebut merupakan bagian dari pengaturan khusus yang telah dinegosiasikan dengan Teheran atau murni sebagai respons terhadap kesepakatan damai sementara yang telah dicapai. QatarEnergy, Cosco Shipping, maupun Bahri belum memberikan keterangan resmi terkait pergerakan armada mereka.

Bagi pasar energi global, perkembangan di Selat Hormuz menjadi faktor krusial yang terus dipantau. Jalur laut ini selama bertahun-tahun menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia karena menghubungkan negara-negara produsen utama di kawasan Teluk dengan pasar internasional. Setiap perubahan situasi keamanan di wilayah tersebut berpotensi memengaruhi harga minyak, pasokan energi, serta stabilitas ekonomi global. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Selat Hormuz
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

AS dan Iran Teken Kesepakatan Awal Akhiri Konflik Teluk, Negosiasi Gencatan Senjata Permanen Berlanjut

16 Juni 2026 Internasional
Shehbaz Sharif

AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, MoU Dijadwalkan Ditandatangani di Swiss pada 19 Juni 2026

15 Juni 2026 Internasional
Logo Ant Group Co

Ant Group Uji AI Agent di Alipay, Siap Tantang WeChat dalam Perebutan Pengguna Aplikasi Super

14 Juni 2026 Internasional
Donald Trump

Tarif Baru AS Picu Kritik Global, 60 Negara Terdampak Investigasi USTR

8 Juni 2026 Internasional
Naomi McClure-Griffiths

Peta Magnet Terbesar Alam Semesta Ungkap Jaringan Kosmik Tak Terlihat

6 Juni 2026 Internasional
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio

Kuba Tolak Tuduhan AS sebagai Sponsor Terorisme, Rubio Langsung jadi Sorotan

4 Juni 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Polrestabes Surabaya menetapkan 45 tersangka kasus kejahatan siber internasional dengan target warga Jepang dan China, serta mengungkap ribuan data calon korban.

Polrestabes Surabaya Tetapkan 45 Tersangka Kasus Siber Internasional, Ribuan Calon Korban Teridentifikasi

18 Juni 2026
Berita Terbaru
Pemkot Mojokerto kembali menggulirkan Program BRS 2026 bagi 118 warga berpenghasilan rendah untuk mewujudkan hunian layak, sehat, dan nyaman.

118 Warga Kota Mojokerto Terima Bantuan Bedah Rumah 2026, Pemkot Siapkan Hunian Layak dan Sehat

18 Juni 2026
Nasaruddin Umar, Menteri Agama

Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026, Kemenag Siapkan Penyaluran Rp1,5 Juta

17 Juni 2026
Pemkot Mojokerto memperkuat sinergi penanganan stunting dan kependudukan untuk menyiapkan SDM unggul serta memanfaatkan bonus demografi.

Pemkot Mojokerto Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting demi Mewujudkan SDM Unggul

17 Juni 2026
Rieke Diah Pitaloka

Rieke Diah Pitaloka Soroti Anggaran Komnas HAM 2027, Sebut Dana Penanganan Kasus Terlalu Minim

17 Juni 2026
Pramono Anung memperkuat kemitraan Jakarta-Singapura untuk investasi, transportasi publik, dan pembangunan kota global menjelang HUT ke-500 Jakarta.

Pramono Anung Perkuat Kerja Sama Jakarta-Singapura, Bidik Investasi dan Transformasi Kota Global

17 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.