Surabaya (beritajatim.id) – Erling Haaland kembali menunjukkan mengapa dirinya disebut sebagai salah satu penyerang paling tajam di dunia. Striker Norwegia itu mencetak dua gol saat membawa timnya menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 sekaligus mengantarkan Norwegia mencatat sejarah baru dengan lolos ke perempat final untuk pertama kalinya.
Kemenangan dramatis tersebut juga membuat Haaland semakin dekat dengan penghargaan Golden Boot atau Sepatu Emas. Tambahan dua gol ke gawang Brasil membuat penyerang Manchester City itu kini mengoleksi tujuh gol, menyamai torehan Lionel Messi (Argentina) dan Kylian Mbappe (Prancis) di puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026.
Pertandingan berlangsung sengit hingga memasuki babak kedua. Ketika Brasil terus berupaya membongkar pertahanan Norwegia, Haaland justru tampil sebagai pembeda.
Pemain berusia 25 tahun itu membuka keunggulan pada menit ke-79 sebelum menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-90. Brasil hanya mampu memperkecil kedudukan lewat eksekusi penalti Neymar pada masa injury time sehingga gagal menghindari kekalahan.
Dua gol tersebut memastikan Norwegia melangkah ke babak delapan besar dan memperpanjang perjalanan impresif mereka di turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Ketajaman Haaland tidak hanya terlihat dari jumlah gol, tetapi juga efisiensinya di depan gawang.
Dalam empat pertandingan yang telah dijalani, Haaland berhasil mencetak tujuh gol atau memiliki rata-rata 1,75 gol per pertandingan. Catatan itu menjadikannya sebagai salah satu pemain paling produktif sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.
Performa tersebut sekaligus memperkuat statusnya sebagai kandidat utama peraih Golden Boot apabila mampu mempertahankan konsistensi pada fase gugur.
Penampilan gemilang Haaland di Piala Dunia turut memperpanjang catatan impresifnya bersama Timnas Norwegia.
Hingga saat ini, ia telah mengoleksi 62 gol dalam 54 penampilan internasional, atau rata-rata lebih dari satu gol setiap pertandingan.
Tak hanya itu, Haaland juga tercatat selalu mencetak gol dalam 14 pertandingan kompetitif terakhir bersama Norwegia dengan total 27 gol sepanjang periode tersebut.
Statistik tersebut semakin menegaskan perannya sebagai ujung tombak utama sekaligus pemain paling berbahaya yang dimiliki Norwegia.
Atas kontribusi besarnya saat menghadapi Brasil, Haaland dinobatkan sebagai Michelob Ultra Superior Player of the Match.
Usai pertandingan, ia mengaku selalu yakin peluang mencetak gol akan datang selama tetap fokus sepanjang laga.
Haaland mengatakan dirinya percaya satu atau dua peluang yang diperoleh biasanya mampu dikonversi menjadi gol. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga konsentrasi karena kesempatan akan selalu hadir.
Ia bahkan menyebut naluri mencetak gol yang dimilikinya sebagai sebuah anugerah. Haaland mengaku mulai menyadari bahwa kemampuan tersebut merupakan karunia ketika bola berulang kali mengarah sempurna ke sudut gawang.
Dengan koleksi tujuh gol, persaingan perebutan Golden Boot kini semakin menarik.
Haaland berdiri sejajar dengan Lionel Messi dan Kylian Mbappe di puncak daftar top skor sementara. Di belakang mereka, sejumlah nama seperti Harry Kane dan Vinicius Junior masih berusaha mengejar ketertinggalan.
Apabila mampu mempertahankan performa impresif hingga babak semifinal maupun final, peluang Haaland untuk mengakhiri turnamen sebagai pencetak gol terbanyak terbuka lebar.
Lebih dari itu, ketajaman sang striker juga menjadi modal utama Norwegia untuk terus melanjutkan kisah sensasional mereka di Piala Dunia 2026 dan memburu prestasi terbaik sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut. (aga)


as a preferred source on Google




