Surabaya (beritajatim.id) – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus memperkuat perannya dalam mendukung nasabah dan masyarakat mewujudkan aspirasi finansialnya, sejalan dengan purpose perusahaan Advancing Customers and Society.
Di Kota Surabaya, CIMB Niaga menghadirkan dua Digital Branch terbaru di kawasan Sungkono dan Jemursari yang menggabungkan layanan konvensional dan digital, namun tetap mempertahankan sentuhan personal khas CIMB Niaga.
Kehadiran Digital Branch ini melengkapi jaringan layanan CIMB Niaga di Surabaya, yang kini terdiri dari 20 kantor cabang termasuk 1 cabang Syariah serta 3 Digital Lounge di titik strategis. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen CIMB Niaga untuk memberikan solusi finansial yang lebih mudah diakses dan sesuai dengan preferensi nasabah.
Untuk mendukung kemudahan layanan dari mana saja, CIMB Niaga juga terus mengembangkan ekosistem digital melalui platform OCTO by CIMB Niaga. Nasabah dapat menggunakan aplikasi maupun versi web untuk membuka tabungan, melakukan transaksi harian, mengajukan pinjaman, hingga berinvestasi.
Sementara pelaku usaha dan merchant dapat memanfaatkan layanan BizChannel@CIMB dan OCTO Merchant untuk mendukung operasional bisnis yang lebih efisien.
Menurut Head of Region Jawa Timur CIMB Niaga, Rhena Octaria, Surabaya dipilih sebagai kota prioritas dalam pengembangan inovasi layanan mengingat perannya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia Timur.
“Dengan beragam inovasi yang kami hadirkan di kota ini, seperti Digital Branch, kami ingin meningkatkan layanan sesuai preferensi nasabah. Kami juga berterima kasih atas kepercayaan nasabah dan para pemangku kepentingan yang telah membawa CIMB Niaga menjadi bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia,” ungkap Rhena dalam Media Gathering CIMB Niaga di Surabaya, Kamis (9/10/2025).
CIMB Niaga juga menunjukkan kontribusi sosial melalui empat pilar Corporate Social Responsibility (CSR) yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pilar pendidikan telah menjangkau lebih dari 108 ribu penerima manfaat lewat beasiswa dan literasi keuangan.
Di bidang kesehatan, inisiatif #CegahStunting bersama UNICEF menyasar 1.000 anak gizi buruk. Untuk pemberdayaan ekonomi, lebih dari 700 UMKM yang dikelola perempuan dan penyandang disabilitas di Indonesia Timur mendapat dukungan.
Sementara itu, pilar lingkungan mencakup penanaman 83.400 bambu dengan potensi serapan karbon lebih dari 11.400 ton CO₂, serta pemberdayaan lebih dari 1.000 petani melalui pemanfaatan energi terbarukan.
Dari sisi kinerja, CIMB Niaga mencatat hasil positif pada semester I/2025 dengan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp4,4 triliun.
Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan kredit sebesar 6,8% Year-on-Year (YoY) menjadi Rp231,8 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp261,9 triliun. Total aset konsolidasian per 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp357,9 triliun. Rasio CASA juga tetap solid di level 69,0%, mencerminkan loyalitas dan kepercayaan nasabah terhadap layanan CIMB Niaga.
Unit Usaha Syariah CIMB Niaga turut mencatat kinerja positif dengan pembiayaan sebesar Rp59,6 triliun dan DPK mencapai Rp48,2 triliun. Rhena menegaskan bahwa dengan kombinasi inovasi digital, kinerja keuangan yang solid, dan dedikasi sosial, CIMB Niaga akan terus mendampingi nasabah dalam mengukir lebih banyak kisah sukses. (ren)


as a preferred source on Google




