Jakarta (beritajatim.id) – Cristiano Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian di Liga Arab Saudi. Namun kali ini bukan karena kontribusinya di lapangan, melainkan kabar absennya sang megabintang saat Al Nassr dijadwalkan menghadapi Al Riyadh pada lanjutan pekan ke-20 Saudi Pro League, Senin (2/2).
Sejumlah media lokal Arab Saudi melaporkan bahwa Ronaldo tidak masuk dalam skuad pertandingan atas keputusan tim pelatih yang dipimpin Jorge Jesus. Awalnya, absensi tersebut memunculkan spekulasi soal kondisi fisik pemain asal Portugal itu, mengingat tidak ada keterangan resmi dari klub.
Namun jurnalis transfer internasional Fabrizio Romano kemudian meluruskan isu tersebut. Ia menyebutkan bahwa Ronaldo tidak mengalami cedera dan absennya juga tidak berkaitan dengan manajemen kebugaran maupun persiapan laga besar berikutnya menghadapi Al Ittihad.
Ketidakpuasan terhadap PIF dan Manajemen Klub
Laporan media Portugal, A Bola, mengungkap alasan yang lebih sensitif di balik situasi ini. Ronaldo disebut tengah menunjukkan sikap tidak puas terhadap Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi yang mengelola sejumlah klub elite, termasuk Al Nassr.
Sumber tersebut menyebutkan bahwa Ronaldo menilai pengelolaan Al Nassr dalam tiga musim terakhir tidak seagresif klub rival yang berada di bawah payung kepemilikan yang sama. Perbandingan dengan Al Hilal disebut menjadi salah satu faktor utama munculnya kekecewaan.
Isu ini juga berkaitan dengan aktivitas transfer. Jorge Jesus sebelumnya mengakui keterbatasan Al Nassr di bursa transfer saat ini, baik dari sisi kuota pemain asing maupun kemampuan finansial. Hingga kini, klub baru mendatangkan gelandang Irak, Haydeer Abdulkareem, tanpa tambahan pemain bintang yang signifikan.
Padahal, Al Nassr dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Real Sociedad untuk merekrut winger Brasil, Wesley. Namun proses tersebut belum memberikan dampak langsung terhadap kekuatan tim dalam waktu dekat.
Dinamika Internal dan Perbandingan dengan Al Hilal
Situasi semakin kompleks dengan berkurangnya peran figur-figur yang memiliki kedekatan dengan Ronaldo di internal klub. Sporting director Simão Coutinho dan CEO José Semedo dilaporkan mengalami pembatasan kewenangan oleh dewan direksi, sebuah keputusan yang diyakini berdampak pada arah kebijakan tim.
Di sisi lain, perhatian besar PIF terhadap Al Hilal kembali menjadi sorotan. Wacana kepindahan Karim Benzema dari Al Ittihad ke Al Hilal memperkuat anggapan bahwa klub tersebut masih menjadi prioritas utama dalam proyek sepak bola Arab Saudi.
Menariknya, Ronaldo baru saja menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun bersama Al Nassr pada Juni 2025. Kontrak tersebut diteken di tengah rencana restrukturisasi besar Liga Arab Saudi pada musim panas mendatang, yang diperkirakan akan diwarnai hengkangnya sejumlah nama besar.
Sikap Ronaldo kali ini dinilai sebagai sinyal penting dari figur paling berpengaruh di Saudi Pro League. Dampaknya, baik bagi Al Nassr maupun kompetisi secara keseluruhan, masih menjadi tanda tanya dan patut dinantikan perkembangannya. (aga)


as a preferred source on Google




