Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ekonomi»DPRD Jatim Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem, Bojonegoro Jadi Sorotan sebagai Lumbung Pangan

DPRD Jatim Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem, Bojonegoro Jadi Sorotan sebagai Lumbung Pangan

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Ekonomi 13 April 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni

Surabaya (beritajatim.id) – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam mengantisipasi potensi cuaca ekstrem. Langkah ini dinilai penting, terutama untuk melindungi daerah strategis penghasil pangan seperti Bojonegoro.

Menurut Sri Wahyuni, Bojonegoro memiliki peran vital tidak hanya sebagai lumbung pangan, tetapi juga sebagai kawasan penopang energi di Jawa Timur. Kondisi tersebut membuat wilayah ini sangat rentan terhadap dampak perubahan cuaca yang ekstrem, baik berupa kekeringan panjang maupun curah hujan tinggi yang berpotensi memicu banjir.

Data produksi menunjukkan bahwa Bojonegoro menyumbang sekitar 886 ribu ton gabah kering giling (GKG) pada 2025. Angka ini menegaskan posisi strategis daerah tersebut dalam menjaga pasokan pangan regional. Bahkan, tren produksi padi di wilayah ini tercatat meningkat signifikan hingga 24,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sri Wahyuni menilai gangguan terhadap stabilitas cuaca dapat langsung memengaruhi siklus tanam petani dan berujung pada penurunan produksi. Karena itu, ia menekankan pentingnya langkah antisipatif yang terencana, bukan sekadar respons setelah bencana terjadi.

Ia juga menyoroti perlunya penguatan infrastruktur pendukung pertanian sebagai bagian dari mitigasi risiko. Beberapa langkah yang dinilai krusial antara lain pengembangan sistem peringatan dini, normalisasi aliran sungai, serta perbaikan jaringan irigasi untuk memastikan distribusi air tetap optimal di tengah perubahan iklim.

Baca Juga:  GPM di Kota Mojokerto Terbukti Efektif, Kebutuhan Pangan Warga Tercukupi

Selain aspek infrastruktur, DPRD Jatim juga mendorong adanya pendampingan intensif kepada petani. Upaya ini mencakup edukasi serta penggunaan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem, sehingga produktivitas lahan tetap terjaga.

Dengan kombinasi langkah antisipasi dan pendampingan tersebut, diharapkan ketahanan pangan di Bojonegoro dapat terus ditingkatkan. Pemerintah daerah dan provinsi pun diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara sektor pertanian dan energi, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi masyarakat tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Bojonegoro Cuaca Ekstrem DPRD Jatim lumbung pangan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026 Ekonomi
Pasar Tembok Dukuh Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis bagi Pedagang Pasar Tumpah dan PKL, Relokasi Tanpa Biaya Sewa

12 Juli 2026 Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Stagnan

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan untuk menjaga inflasi, memperkuat daya beli, membantu warga rentan, dan mendukung UMKM.

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Banyuwangi untuk mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pelaku UMKM.

Gubernur Khofifah Perluas Pasar Murah hingga Banyuwangi, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

4 Juli 2026 Ekonomi
Ilustrasi emas batangan (foto: Jingming Pan/unsplash)

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000 per Gram, Simak Daftar Lengkap Pecahan Terbaru

3 Juli 2026 Ekonomi
Leave A Reply Cancel Reply

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.