Munich (beritajatim.id) – Aeson Power memperkenalkan deretan teknologi baterai sodium terbarunya dalam ajang EES Europe 2025, salah satu pameran penyimpanan energi terbesar di dunia. Berbagai produk unggulan diluncurkan, termasuk baterai sodium untuk sektor telekomunikasi, UPS, kendaraan penumpang, hingga kabinet penyimpanan energi untuk kebutuhan industri dan komersial (C&I).
Di antara produk yang diperkenalkan adalah SIBPOM-4850 untuk telekomunikasi, SIBPOM-12100 untuk UPS, SIBPOM-125kWh untuk C&I, serta dua varian untuk kendaraan penumpang: NaForce dan NaPulse. Seluruh baterai sodium ini menggunakan teknologi polyanionic NFPP, yang diklaim memiliki keamanan tinggi, tetap berfungsi meski dayanya habis hingga nol volt, serta mampu beroperasi normal pada suhu hingga 60 derajat Celsius.
Selain itu, baterai sodium Aeson Power memiliki efisiensi pengisian daya yang tinggi (round-trip efficiency/RTE di atas 95 persen) dan masa pakai panjang, yakni lebih dari 15.000 siklus.
Untuk kebutuhan C&I, SIBPOM-125kWh hadir sebagai kabinet penyimpanan energi dengan sistem keamanan terintegrasi, teknologi pintar, serta densitas energi tinggi. Produk ini telah melalui pengujian ketat dan bersertifikat internasional seperti IEC 62619 dan IEC 62933.
Di segmen otomotif, Aeson Power menghadirkan NaForce (memenuhi standar Uni Eropa) dan NaPulse (memenuhi standar Jepang JIS). Keduanya dirancang untuk pengisian cepat, bobot ringan, serta dapat bekerja di suhu ekstrem. Produk start-stop battery dari Aeson Power bahkan memiliki kapasitas siklus hingga 180.000, menjadikannya alternatif ideal pengganti baterai AGM dan MF di mobil penumpang.
Tak hanya baterai sodium, Aeson Power juga memperlihatkan berbagai produk baterai litium seperti kabinet penyimpanan energi C&I 261 kWh dan sistem penyimpanan kontainer 5 MWh. Produk-produk ini sudah memenuhi standar internasional dan tersertifikasi oleh TÜV SÜD dan Bureau Veritas (BV) asal Perancis.
Sebagai pelengkap, Aeson Power juga memamerkan baterai asam timbal bipolar seri TRE, TUS, TSS, dan THS, yang memiliki keunggulan dalam siklus PSoC, daya cranking optimal, serta output daya tinggi.
Menurut General Manager Aeson Power, teknologi baterai mereka mampu beroperasi pada suhu ekstrem hingga -40 derajat Celsius, menjadikannya unggul secara global. Ia juga menegaskan komitmen Aeson Power dalam pengembangan teknologi baterai sodium yang aman dan andal.
“Produk baterai asam timbal bipolar kami unggul di pasar global karena mampu bekerja di suhu rendah hingga -40 derajat Celsius. Kini, baterai sodium kami pun siap menjadi produk inovatif berikutnya. Keamanan menjadi kunci utama dalam aplikasi teknologi baterai di masa depan,” ujarnya. (ted)


as a preferred source on Google




