Surabaya (beritajatim.id) – Kepengurusan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Surabaya masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan di Gedung KONI Surabaya pada Sabtu (18/4/2028). Pengukuhan ini menjadi titik awal bagi kepengurusan baru dalam menyiapkan strategi peningkatan prestasi olahraga arung jeram di tingkat kota hingga nasional.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Afif Zuchri, FAJI Surabaya menyatakan komitmennya untuk bersaing dengan daerah lain dalam mencetak atlet berprestasi. Fokus utama diarahkan pada penguatan pembinaan dan kesiapan menghadapi agenda kompetisi besar, khususnya Pekan Olahraga Provinsi.
Perwakilan KONI Surabaya, Moch Rizky Fauzi Pancasilawan, menekankan pentingnya menjaga konsistensi pembinaan atlet sejak dini. Ia berharap kepengurusan baru mampu memaksimalkan momentum menjelang Pekan Olahraga Provinsi 2027 yang rencananya digelar di Surabaya. Selain itu, ia mendorong adanya upaya aktif dalam menjaring atlet potensial melalui berbagai kejuaraan dan event yang difasilitasi.
Sementara itu, Afif Zuchri menilai keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh prestasi di lapangan, tetapi juga oleh kekuatan ekosistem yang menopang. Ia menyoroti pentingnya kemandirian, termasuk dari sisi ekonomi, agar pembinaan atlet dapat berjalan berkelanjutan. Hal ini juga dinilai krusial untuk memberikan dukungan kepada atlet yang telah melewati masa puncak kariernya.
Dalam rencana kerja, FAJI Surabaya telah menyusun langkah strategis berjenjang. Dalam waktu dekat, organisasi ini akan mempersiapkan Piala Wali Kota sebagai ajang pemanasan atlet sekaligus uji kesiapan penyelenggaraan kompetisi. Agenda tersebut diharapkan mampu menjadi tolok ukur awal performa atlet sebelum menghadapi kompetisi yang lebih besar.
Untuk jangka menengah, FAJI Surabaya menargetkan partisipasi aktif dalam kejuaraan tingkat provinsi dan nasional. Keikutsertaan ini tidak hanya bertujuan mengasah kemampuan atlet, tetapi juga membuka peluang lolos ke ajang yang lebih tinggi, termasuk kejuaraan internasional.
Adapun dalam jangka panjang, target utama diarahkan pada kesuksesan ganda di Pekan Olahraga Provinsi 2027. Selain menjadi tuan rumah, Surabaya diharapkan mampu mendominasi perolehan medali melalui cabang olahraga arung jeram.
Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, menyampaikan optimisme terhadap potensi FAJI Surabaya. Ia menilai cabang arung jeram berpeluang menjadi salah satu lumbung medali emas bagi kota ini. Sebagai bagian dari persiapan, KONI juga merancang penyelenggaraan event pra-Porprov guna mematangkan kesiapan atlet sebelum turun di ajang utama.
Dengan pengukuhan kepengurusan baru ini, FAJI Surabaya diharapkan mampu memperkuat posisi sebagai salah satu kekuatan olahraga arung jeram di Jawa Timur sekaligus berkontribusi dalam mengharumkan nama daerah di level nasional maupun internasional. (aga)


as a preferred source on Google




