Solo (beritajatim.id) – Final IBL All Indonesian 2025 akan menyajikan duel panas antara Dewa United Banten melawan Satria Muda Pertamina Bandung. Pertandingan ini menjadi ajang penting bagi Dewa United yang berpeluang besar untuk menyatukan gelar domestik musim ini.
Dewa United memastikan tiket final setelah menumbangkan juara bertahan Pelita Jaya Basketball dengan skor 71-63 di Indoor Manahan Stadium, Solo, Selasa (26/8/2025) malam.
Kemenangan ini menjadi kali kedua Dewa United menggagalkan ambisi Pelita Jaya meraih gelar beruntun. Sebelumnya, pada final IBL 2025 bulan Juli lalu, mereka juga menutup peluang sang rival mempertahankan mahkota juara.
Seperti pertemuan sebelumnya, laga Dewa United kontra Pelita Jaya berlangsung penuh drama. Meski tertinggal hampir sepanjang pertandingan, skuad muda asal Banten mampu bangkit di momen krusial.
Perubahan besar terjadi pada kuarter ketiga, ketika Pelita Jaya melakukan lima turnover yang langsung dimanfaatkan pemain Dewa United. Dari posisi tertinggal 12 poin, mereka berhasil membalikkan keadaan menjadi unggul tipis 53-52.
Memasuki kuarter keempat, pertandingan berlangsung ketat. Namun, Dewa United yang sudah menemukan momentum tampil lebih efisien. Mereka mencetak 18 poin tambahan, sementara Pelita Jaya hanya mampu membalas delapan poin.
Salah satu kunci kemenangan Dewa United adalah performa impresif Bryan “Pace” Korisano yang keluar dari bangku cadangan. Dalam waktu kurang dari 14 menit, ia menyumbangkan 16 poin.
Kontribusi juga datang dari Dio Tirta Saputra (12 poin) dan Patrick Nikolas (11 poin, delapan rebound, dua assist). Sementara di kubu Pelita Jaya, Andakara Prastawa tampil gemilang dengan 20 poin, namun itu belum cukup menyelamatkan timnya.
Di semifinal lain, Satria Muda Pertamina Bandung melangkah mulus ke final setelah menaklukkan Hangtuah Jakarta dengan skor telak 86-58.
Duo andalan mereka, Abraham Damar Grahita dan Yudha Saputera, tampil luar biasa dengan kombinasi 10 tembakan tiga angka (masing-masing lima). Abraham mencatat 24 poin, empat rebound, dan satu assist, sedangkan Yudha menambah 17 poin.
Dominasi Satria Muda atas Hangtuah menjadi sinyal bahaya bagi Dewa United. Pertemuan kedua tim di final dipastikan akan berlangsung sengit.
Final IBL All Indonesian 2025 akan digelar dengan sistem best of three. Tim yang lebih dulu meraih dua kemenangan akan keluar sebagai juara sekaligus mengangkat Piala Menpora.
Laga pembuka, Game 1, dijadwalkan berlangsung pada Kamis (28/8/2025) pukul 18.30 WIB di Indoor Manahan Stadium, Solo. (aga)


as a preferred source on Google




