Barcelona (beritajatim.id) – Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait masalah cedera yang menimpa skuad Blaugrana sepanjang musim ini. Flick menilai kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan terbesar Barcelona dalam menjalani kompetisi, mengingat sejumlah pemain kunci kerap keluar-masuk ruang perawatan.
Pernyataan itu disampaikan Flick menjelang pertandingan La Liga melawan Getafe, yang dinilai sebagai salah satu laga tersulit Barcelona dalam beberapa bulan terakhir. Getafe tampil solid di kandang dan menjadi tim yang sulit ditaklukkan, bahkan Barcelona disebut belum pernah menang di markas mereka sejak 2019.
Flick menilai Getafe memiliki sistem pertahanan yang kuat dan konsisten, serta menunjukkan tren positif dalam sepuluh pertandingan terakhir. Ia menegaskan Barcelona membutuhkan ritme permainan yang tepat jika ingin membawa pulang tiga poin dari laga tersebut.
Sorotan utama dalam konferensi pers kali ini adalah kondisi Lamine Yamal. Pemain muda Barcelona itu dipastikan absen hingga akhir musim setelah mengalami cedera otot. Flick mengakui situasi tersebut tidak mudah, baik untuk tim maupun bagi Yamal sendiri, namun ia memastikan sang pemain tetap fokus menjalani pemulihan.
Menurut Flick, cedera yang dialami Yamal merupakan cedera otot pertama dalam kariernya. Meski harus mengakhiri musim lebih cepat, Flick optimistis Yamal akan pulih sepenuhnya dan kembali lebih kuat. Ia juga menyebut Yamal ditargetkan siap untuk agenda besar berikutnya, termasuk Piala Dunia.
Sepanjang musim ini, Barcelona memang kerap diterpa badai cedera yang memengaruhi konsistensi tim. Flick mengakui kondisi tersebut lebih buruk dibanding periode sebelumnya. Meski demikian, ia menegaskan evaluasi mendalam baru akan dilakukan setelah musim berakhir, termasuk meninjau aspek latihan, metode pemulihan, serta koordinasi tim pelatih dengan tim medis.
Flick menambahkan, saat ini fokus utama Barcelona adalah menuntaskan enam pertandingan tersisa, dimulai dari laga melawan Getafe. Ia menekankan bahwa pertandingan nanti akan berjalan berbeda dibanding laga terakhir dan menuntut kerja keras penuh dari seluruh pemain.
Di sisi lain, Flick juga menanggapi komentar pelatih Getafe, Jose Bordalas, yang sebelumnya menyarankan agar Flick lebih fokus membahas timnya sendiri. Flick mengakui Bordalas benar, dan menilai hal itu merupakan prinsip penting bagi pelatih. Ia juga menyebut bahwa dalam pertandingan sering muncul emosi tinggi, baik dari pemain maupun pelatih, sehingga terkadang terjadi pernyataan yang memicu tensi.
Barcelona dijadwalkan menghadapi Getafe di Stadion Coliseum pada pukul 16.15 waktu setempat. Blaugrana bertekad mempertahankan keunggulan sembilan poin atas Real Madrid di puncak klasemen La Liga. Sementara itu, Real Madrid akan menghadapi Real Betis pada laga berikutnya.
Dengan kondisi tim yang belum sepenuhnya ideal akibat cedera, laga melawan Getafe menjadi ujian penting bagi Barcelona dalam menjaga peluang juara, sekaligus mempertahankan stabilitas performa hingga akhir musim. (aga)


as a preferred source on Google




