Manchester (beritajatim.id) -Manchester United dilaporkan tengah membidik gelandang serang muda yang tampil menonjol di Serie A sebagai bagian dari proyek pembangunan ulang tim di bawah asuhan Ruben Amorim. Klub berjuluk Setan Merah tersebut berupaya menambah kualitas dan variasi di lini tengah menyerang demi memperkuat fondasi permainan jangka panjang.
Sejak ditangani Amorim, Manchester United perlahan menunjukkan perkembangan positif meski hasil belum sepenuhnya konsisten. Menjelang pekan ke-17 Premier League, United berada di peringkat keenam klasemen, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan musim 2024–2025 yang ditutup di posisi ke-15.
Tawaran Besar untuk Nico Paz
Menurut laporan Defensa Central yang dikutip Madrid Universal, Manchester United siap melayangkan tawaran senilai sekitar 80 juta euro untuk merekrut Nico Paz dari Como. Pemain berusia 21 tahun tersebut tengah menikmati lonjakan performa impresif sejak hijrah ke Italia demi mendapatkan menit bermain reguler.
Nico Paz menjadi salah satu gelandang paling produktif di Serie A musim ini. Ia telah mencatatkan total 10 kontribusi gol, terdiri dari lima gol dan lima assist. Catatan tersebut hanya kalah dari Lautaro Martinez dalam daftar keterlibatan gol terbanyak di liga, menegaskan perannya yang krusial bagi Como.
Peran Sentral di Bawah Asuhan Cesc Fabregas
Di bawah arahan Cesc Fabregas, Nico Paz berkembang menjadi poros utama permainan Como. Kemampuannya dalam mengalirkan bola progresif, menciptakan peluang, serta melepaskan tembakan dari lini kedua menarik perhatian klub-klub elite Eropa.
Kontribusi Paz tidak hanya terlihat saat menguasai bola. Berdasarkan data Fbref, ia mencatat rata-rata 2,24 tekel per 90 menit dalam satu tahun terakhir, menempatkannya di persentil ke-95 di antara gelandang serang liga top Eropa. Ia juga berada di persentil ke-87 untuk jumlah intersep, menunjukkan etos kerja defensif yang kuat.
Faktor Real Madrid Jadi Penghalang
Proses transfer Nico Paz tidak lepas dari peran Real Madrid. Klub raksasa Spanyol tersebut dikabarkan masih memegang klausul pembelian kembali senilai sekitar 9 juta euro pada musim panas 2026, serta klausul tambahan di angka 10 juta euro pada periode berikutnya. Selain itu, Real Madrid juga disebut memiliki klausul penjualan kembali sebesar 50 persen.
Jika Manchester United benar-benar mengajukan tawaran 80 juta euro, Real Madrid berpotensi mengantongi sekitar 40 juta euro. Situasi ini membuat Los Blancos harus mempertimbangkan dengan cermat apakah akan mengaktifkan klausul pembelian kembali atau membiarkan sang pemain hijrah ke Premier League.
Pertimbangan Strategis bagi Amorim
Bagi Manchester United, perekrutan Nico Paz akan menjadi pernyataan ambisi besar di era Ruben Amorim. Manajemen klub menilai sang gelandang sebagai solusi jangka panjang untuk lini tengah yang selama beberapa musim terakhir kerap kekurangan kreativitas dan dinamisme.
Namun demikian, United juga dihadapkan pada kebutuhan lain yang tak kalah mendesak, khususnya di sektor pertahanan dan gelandang bertahan. Oleh karena itu, keputusan untuk mengalokasikan dana besar pada satu pemain akan menjadi pertaruhan strategis dalam proyek pembangunan skuad Amorim.
Jika transfer ini terwujud, Manchester United bukan hanya mendapatkan talenta muda bertalenta tinggi, tetapi juga sinyal kuat bahwa klub siap kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa. (aga)


as a preferred source on Google




