Tebing Tinggi (beritajatim.id) – Menyambut arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2025, PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) menggelar apel siaga mudik di Gerbang Tol Sinaksak pada Selasa (18/3/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Proyek Seksi 4, Imam Juni Sutowo, dan dihadiri oleh perwakilan Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Sumut, mitra kerja, serta tim operasional ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat).
Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jalan selama periode mudik Lebaran 2025.
“Seluruh layanan, mulai dari transaksi di gerbang tol, lalu lintas, hingga pemeliharaan jalan, harus dipastikan dalam kondisi prima. Kami juga telah mengukuhkan tim satuan tugas mudik untuk memastikan pelayanan terbaik,” ujar Dindin.
Kesiapan Kendaraan dan Fasilitas Layanan
Hamawas telah menyiapkan berbagai kendaraan layanan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama mudik, di antaranya 6 kendaraan patroli, 2 unit rescue, 4 ambulans, hingga 6 unit derek.
Selain itu, Hamawas juga mengoperasikan rest area sementara di Gerbang Tol Sinaksak dan KM 99 ruas tol Tebing Tinggi – Indrapura.
Fasilitas ini akan berfungsi selama periode libur Lebaran, mulai 24 Maret hingga 7 April 2025. Posko Lebaran, toilet, dan mushola juga disediakan di seluruh gerbang tol untuk kenyamanan pengguna jalan.
Prediksi Lonjakan Kendaraan
Dindin memprediksi peningkatan trafik kendaraan hingga 150 persen pada H-3 Lebaran (29 Maret 2025), dengan jumlah kendaraan mencapai 15.630.
Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+7 (6 April 2025) dengan lonjakan hingga 155 persen atau sekitar 16.133 kendaraan.
“Kesiapan kendaraan siaga sangat penting untuk mengantisipasi kendala dan lonjakan kendaraan di ruas tol Kutepat,” tegas Dindin.
Operasional Ruas Tol Kuala Tanjung – Indrapura
Sebagai upaya mempercepat konektivitas, Hamawas telah mengoperasikan 10 km ruas tol Kuala Tanjung – Indrapura tanpa tarif sejak 9 Maret 2025.
“Ini merupakan bentuk dukungan kami untuk mewujudkan perjalanan mudik yang tenang dan menyenangkan,” tambah Dindin.
Himbauan Keselamatan Berkendara
Hamawas mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi peraturan berkendara di jalan tol, termasuk menjaga kecepatan minimum 60 km/jam dan maksimum 100 km/jam. Bahu jalan hanya boleh digunakan dalam keadaan darurat.
Apabila menemui keluhan atau tindak kejahatan di jalan tol, masyarakat dapat melaporkan melalui Call Centre Kutepat di nomor +62 812 9595 3536.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat. Perusahaan ini dimiliki oleh PT Hutama Karya (Persero) sebesar 99,188 persen, PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 0,407 persen, dan PT Waskita Toll Road sebesar 0,407 persen. (hdl)


as a preferred source on Google




