Surabaya (beritajatim.id) – Oklahoma City Thunder kembali menunjukkan dominasinya di NBA 2025. Sang juara bertahan mencatatkan rekor impresif 24-1, sekaligus menyamai rekor terbaik dalam sejarah liga untuk 25 pertandingan awal musim. Pencapaian ini diraih setelah Thunder menghancurkan Phoenix Suns dengan skor telak 138-89 pada laga perempat final NBA Cup 2025, Rabu malam (10/12) waktu Amerika Serikat.
Dengan catatan 24 kemenangan dari 25 laga, Thunder kini sejajar dengan rekor yang pernah dibuat Golden State Warriors pada musim 2015-16, ketika mereka mengukir start luar biasa 24-0 sebelum tumbang di game ke-25. Pada musim itu, Warriors memenangkan 29 dari 30 laga awal dan 36 dari 38 pertandingan pertama mereka.
Musim ini, Thunder bahkan tampil lebih dominan dibanding musim sebelumnya, saat mereka memecahkan rekor selisih skor terbesar dalam sejarah liga dengan rata-rata 12,9 poin per pertandingan.
Kemenangan besar 138-89 atas Suns memperlebar selisih poin rata-rata Thunder musim ini menjadi 17,5 poin per pertandingan, angka tertinggi yang pernah dicatatkan tim NBA setelah 25 pertandingan. Sebagai perbandingan, Boston Celtics musim 2007-08 memiliki margin 13,9 poin dalam 25 laga pertama.
Tak hanya itu, kemenangan tersebut juga menjadi kemenangan ke-17 Thunder dengan selisih dua digit. Catatan ini menyamai rekor terbanyak kedua dalam 25 pertandingan pertama musim NBA. Rekor tertinggi masih dipegang Boston dengan 19 kemenangan berselisih dua digit pada musim 2007-08.
Thunder langsung tancap gas sejak kuarter pertama dengan mencetak 38 poin, lalu menambah 36 poin lagi di kuarter kedua sehingga unggul jauh 74-48 pada jeda babak pertama.
Setelah turun minum, dominasi semakin menjadi-jadi. Oklahoma City sempat unggul hingga 53 poin, memamerkan permainan ofensif yang konsisten dan tanpa belas kasihan.
Shai Gilgeous-Alexander tampil solid seperti biasa, namun sorotan juga mengarah ke Chet Holmgren yang mencatat 24 poin, menembak 4 dari 4 tembakan tripoin, serta menambah 8 rebound dan 3 blok.
Holmgren turut mencuri perhatian di kuarter ketiga ketika terjadi insiden panas. Point guard Suns, Grayson Allen, dikeluarkan dari pertandingan setelah melakukan bodycheck keras yang dianggap tidak sportif terhadap Holmgren. (aga)


as a preferred source on Google




