Surabaya (beritajatim.id) – Bintang Philadelphia 76ers, Paul George, resmi dijatuhi hukuman skorsing 25 pertandingan oleh NBA setelah dinyatakan melanggar aturan program pencegahan penggunaan obat terlarang. Keputusan tersebut diumumkan operator liga bola basket Amerika Serikat itu pada Minggu (1/2/2026) dini hari WIB.
Meski hukuman yang dijatuhkan tergolong berat, NBA tidak mengungkap secara rinci jenis zat maupun detail pelanggaran yang dilakukan pemain berusia 35 tahun tersebut. Dalam keterangannya kepada ESPN, George mengakui kesalahannya dan menyebut konsumsi zat terlarang itu terjadi saat dirinya menjalani pengobatan untuk masalah pribadi.
“Beberapa tahun terakhir, saya sering membicarakan pentingnya kesehatan mental. Saat menjalani perawatan untuk masalah saya sendiri, saya membuat kesalahan dengan mengonsumsi obat yang tidak tepat,” ujar Paul George.
Skorsing selama 25 laga menandakan bahwa kasus ini dikategorikan sebagai pelanggaran pertama George, sesuai kesepakatan antara NBA dan Asosiasi Pemain NBA (NBPA). Hukuman tersebut mulai berlaku saat Philadelphia 76ers menghadapi New Orleans Pelicans pada laga Minggu dini hari WIB.
George juga menyampaikan permintaan maaf kepada tim dan para pendukungnya atas kejadian ini.
“Saya meminta maaf kepada tim dan para penggemar. Saya bertanggung jawab penuh atas tindakan saya,” kata George, dikutip dari Associated Press (AP).
Selain absen panjang, hukuman ini berdampak besar secara finansial. George diperkirakan kehilangan sekitar US$ 11,7 juta dari total gaji musimannya senilai US$ 51,7 juta. Artinya, ia merugi sekitar US$ 469.692 per pertandingan yang dijalani selama masa skorsing.
Sebagian dari pemotongan gaji tersebut akan menjadi kredit finansial bagi 76ers, yang dapat membantu klub mendekati batas pajak gaji (luxury tax) NBA.
Pelatih Philadelphia 76ers, Nick Nurse, memilih tidak mengungkap detail pembicaraannya dengan George usai pengumuman skorsing. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi pribadi sang pemain tetap baik.
“Saya pikir dia baik-baik saja. Sangat menyenangkan saat melatihnya. Ia pemain tim yang hebat dan menunjukkan kepemimpinan luar biasa,” ujar Nurse.
Pada musim 2025/2026, Paul George mencatatkan rata-rata 16 poin per pertandingan dalam 27 penampilan. Ia menjadi pencetak angka terbanyak ketiga di tim, di bawah Tyrese Maxey (29,4 poin) dan Joel Embiid (25,7 poin).
Beberapa hari sebelum skorsing diumumkan, George bahkan tampil impresif dengan mencetak 32 poin dan membantu 76ers meraih kemenangan penting atas Milwaukee Bucks.
Absennya George dipastikan menjadi pukulan besar bagi Philadelphia 76ers dalam upaya mereka bersaing di papan atas Wilayah Timur. (aga)


as a preferred source on Google




