Surabaya (beritajatim.id) – Rapat Pimpinan (RAPIM) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur menghasilkan keputusan strategis di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Salah satu poin utama yang disepakati adalah kesiapan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) membuka 100 kuota beasiswa jalur prestasi kepramukaan bagi mahasiswa baru.
Kebijakan ini menjadi langkah afirmatif untuk memberikan pengakuan akademik terhadap prestasi anggota Gerakan Pramuka, khususnya golongan Penegak dan Pandega yang memiliki rekam jejak kepemimpinan, pengabdian, dan capaian di tingkat daerah maupun nasional.
Program tersebut dibahas dalam forum resmi yang digelar di Kantor Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur di Surabaya.
Penguatan Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi
Ketua Kwarda Jawa Timur, Arum Sabil, menegaskan bahwa kepramukaan bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, serta integritas yang tertanam dalam pendidikan kepramukaan sejalan dengan kebutuhan dunia pendidikan tinggi saat ini. Integrasi jalur prestasi kepramukaan dalam sistem penerimaan mahasiswa baru dinilai dapat memperkuat fondasi pendidikan karakter di kampus.
Kuota 100 mahasiswa baru ini diharapkan melahirkan generasi intelektual yang tetap memegang teguh nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam perjalanan akademik maupun kehidupan sosial.
Skema Seleksi dan Pembinaan Terstruktur
Sebagai tindak lanjut, Kwarda Jawa Timur dan UNESA akan segera menjadwalkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Dokumen tersebut akan mengatur secara rinci mekanisme seleksi, kriteria penerima beasiswa, hingga pola pembinaan mahasiswa penerima program.
Melalui skema ini, mahasiswa yang lolos jalur prestasi kepramukaan tidak hanya mendapatkan dukungan akademik, tetapi juga tetap aktif dalam kegiatan kepramukaan di lingkungan perguruan tinggi.
Langkah ini dinilai sebagai model sinergi antara organisasi kepemudaan dan institusi pendidikan tinggi dalam mencetak SDM unggul yang berkarakter.
Dorong Akses Pendidikan dan Apresiasi Prestasi Non-Akademik
Kebijakan pembukaan jalur khusus ini juga mencerminkan perluasan pengakuan terhadap prestasi non-akademik dalam sistem seleksi mahasiswa baru. Di tengah persaingan masuk perguruan tinggi negeri yang semakin kompetitif, jalur prestasi kepramukaan menjadi peluang strategis bagi kader muda yang aktif dan berprestasi di bidang organisasi serta pengabdian masyarakat.
Dengan adanya program ini, UNESA mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan generasi muda Jawa Timur yang unggul secara intelektual sekaligus kuat dalam karakter.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain dalam memberikan ruang afirmasi bagi prestasi kepramukaan sebagai bagian dari investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia Indonesia. (ian)


as a preferred source on Google




