Oklahoma City (beritajatim.id) – Toronto Raptors sukses mencuri kemenangan penting usai menaklukkan Oklahoma City Thunder dengan skor tipis 103-101 pada laga NBA, Minggu (25/1) waktu Amerika Serikat. Hasil ini memperpanjang tren positif Raptors dengan empat kemenangan beruntun, sementara Thunder harus menerima kekalahan kandang yang jarang terjadi di tengah krisis cedera pemain.
Immanuel Quickley tampil sebagai motor kemenangan Toronto dengan catatan 23 poin dan 11 rebound. Kontribusi solid juga datang dari RJ Barrett yang menyumbang 14 poin, serta Scottie Barnes yang mencatatkan double-double dengan 10 poin dan 10 rebound. Raptors mampu memanfaatkan minimnya kedalaman skuad Thunder, terutama saat Oklahoma City tampil kurang efektif di kuarter kedua.
Di kubu tuan rumah, Shai Gilgeous-Alexander kembali menjadi tumpuan dengan mencetak 24 poin dari 8 tembakan masuk dalam 11 percobaan. Catatan tersebut memperpanjang rekor impresifnya dengan 117 pertandingan beruntun mencetak minimal 20 poin, rekor terpanjang kedua dalam sejarah NBA.
Lu Dort tampil tajam dengan 19 poin, tertinggi baginya musim ini. Kenrich Williams menambahkan 15 poin, sementara Chet Holmgren mencetak double-double dengan 11 poin dan 10 rebound. Meski demikian, kontribusi tersebut belum cukup menghindarkan Thunder dari kekalahan.
Oklahoma City tampil pincang setelah kehilangan sejumlah pemain inti, termasuk Jalen Williams dan Isaiah Hartenstein, serta pemain rotasi penting Ajay Mitchell. Situasi semakin sulit ketika guard Cason Wallace harus meninggalkan pertandingan akibat cedera pangkal paha kiri.
Menariknya, Gilgeous-Alexander yang dikenal tajam di momen krusial justru dibatasi Raptors di kuarter keempat. Ia hanya mencetak tiga poin dan melepaskan satu percobaan tembakan pada periode penentuan tersebut.
Secara statistik, laga berjalan ketat. Toronto mencatatkan akurasi 43 persen dari lapangan dan 35 persen dari tembakan tiga angka. Thunder sedikit unggul secara keseluruhan dengan 44 persen tembakan masuk, namun kesulitan dari jarak jauh setelah hanya mencetak 26 persen tembakan tiga poin. Oklahoma City juga lebih unggul di garis lemparan bebas, tetapi dominasi Raptors dalam rebound menjadi faktor penyeimbang.
Kemenangan ini menegaskan bahwa Raptors mampu bersaing dengan tim papan atas NBA, bahkan di kandang lawan. Sementara bagi Thunder, hasil ini menjadi peringatan bahwa badai cedera dapat memengaruhi performa, meski berstatus sebagai salah satu tim terbaik liga musim ini.
Kedua tim masih berada dalam jalur perebutan tiket playoff. Para penggemar pun menantikan kemungkinan pertemuan ulang di fase gugur dengan komposisi pemain yang lebih lengkap dan tensi yang lebih tinggi. (aga)


as a preferred source on Google




