Madrid (beritajatim.id) – Raksasa La Liga, Real Madrid, tengah mempersiapkan langkah besar di bursa transfer musim panas 2026 dengan memburu bek tengah baru. Kebutuhan ini muncul seiring potensi hengkangnya dua pemain bertahan utama, David Alaba dan Antonio Rudiger, yang kontraknya akan berakhir pada Juni mendatang.
Situasi tersebut memaksa manajemen Los Blancos untuk segera mencari pengganti yang sepadan demi menjaga stabilitas lini belakang. Terlebih, pelatih Alvaro Arbeloa diproyeksikan membutuhkan komposisi skuad yang solid untuk menghadapi musim baru.
Namun, langkah Real Madrid tidak berjalan mulus. Sejumlah target utama sebelumnya gagal didapatkan, termasuk Marc Guehi dan Dayot Upamecano. Sementara itu, Ibrahima Konate juga semakin sulit direkrut karena dikabarkan segera memperpanjang kontraknya bersama Liverpool.
Nama lain yang sempat masuk radar adalah Nico Schlotterbeck. Bek milik Borussia Dortmund tersebut baru saja memperpanjang kontraknya hingga 2031. Meski demikian, peluang Real Madrid untuk merekrutnya belum sepenuhnya tertutup.
Dalam kontrak baru tersebut, terdapat klausul pelepasan bernilai sekitar 50 hingga 60 juta euro yang hanya berlaku bagi klub-klub elite Eropa tertentu, termasuk Real Madrid. Klausul ini membuka celah bagi Los Blancos untuk tetap melakukan pendekatan jika memang dibutuhkan.
Meski begitu, situasi ini justru menjadi dilema. Sebelumnya, Schlotterbeck berpotensi direkrut dengan harga lebih terjangkau karena kontraknya akan habis pada 2027. Kini, dengan perpanjangan kontrak dan nilai klausul yang cukup tinggi, peluang transfer menjadi lebih kecil.
Selain faktor harga, usia pemain juga menjadi pertimbangan penting. Pada usia 26 tahun, Schlotterbeck dinilai kurang sesuai dengan kebijakan transfer Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir yang lebih fokus pada pemain muda dengan potensi jangka panjang.
Dengan berbagai dinamika tersebut, Real Madrid kini dihadapkan pada pilihan terbatas dalam mencari bek tengah anyar. Nama Schlotterbeck masih masuk dalam daftar, namun prioritas klub kemungkinan akan bergeser ke opsi lain yang lebih sesuai dengan strategi jangka panjang dan efisiensi finansial.
Bursa transfer musim panas mendatang pun diprediksi akan menjadi momen krusial bagi Real Madrid dalam merombak lini pertahanan mereka, seiring upaya mempertahankan dominasi di kompetisi domestik maupun Eropa. (aga)


as a preferred source on Google




