Miami (beritajatim.id) – Dua raksasa sepak bola Eropa, Real Madrid dan Juventus, akan berhadapan dalam laga penting babak 16 besar Piala Dunia Klub pada hari Rabu, 2 Juli 2025, pukul 02.00 WIB. Kedua tim akan bertarung hebat memperebutkan tiket menuju perempat final kompetisi bergengsi ini.
Real Madrid berhasil menyelesaikan fase grup sebagai juara Grup H dengan meraih tujuh poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, Juventus finis di posisi kedua Grup G setelah mengumpulkan enam poin dari tiga laga grup.
Perjalanan Los Blancos di fase grup tidak dimulai dengan mulus. Tim asuhan Xabi Alonso harus puas berbagi poin dengan Al-Hilal dalam pertandingan pembuka dengan skor 1-1.
Namun, mereka bangkit dengan memenangkan dua laga berikutnya melawan Pachuca dan Red Bull Salzburg untuk mengamankan posisi lolos ke babak gugur.
Penampilan terbaik Real Madrid dalam turnamen ini datang saat menghadapi Salzburg, di mana Vinicius Junior, Federico Valverde, dan Gonzalo Garcia mencetak gol dalam kemenangan telak tiga gol tanpa balas.
Era Baru Real Madrid di Bawah Xabi Alonso
Real Madrid kini memasuki era baru di bawah kepemimpinan pelatih Xabi Alonso. Mantan gelandang internasional Spanyol ini mendapat tugas berat untuk mengembalikan kejayaan Los Blancos di kancah domestik dan Eropa setelah musim 2024-25 yang kurang memuaskan.
Dalam upaya memperkuat skuad, Real Madrid telah mendatangkan Dean Huijsen dan Trent Alexander-Arnold pada bursa transfer musim panas ini. Namun, manajemen klub masih berencana mendatangkan pemain tambahan sebelum jendela transfer ditutup.
Catatan Pertemuan Historis
Laga ini akan menjadi pertemuan pertama antara Real Madrid dan Juventus sejak perempat final Liga Champions 2017-18. Dalam pertemuan terakhir tersebut, Juventus meraih kemenangan 3-1 di Spanyol, namun Real Madrid tetap melaju ke semifinal berkat kemenangan agregat 4-3.
Secara keseluruhan, kedua tim telah bertemu dalam 21 kesempatan sebelumnya. Real Madrid unggul tipis dalam catatan head-to-head dengan 10 kemenangan berbanding 9, sementara hanya dua pertandingan berakhir imbang.
Juventus: Akhir tak Memuaskan Meski Start Bagus
Juventus memulai fase grup dengan penampilan impresif. Tim berjuluk La Vecchia Signora ini mengalahkan Al Ain dengan skor telak 5-0 sebelum meraih kemenangan 4-1 atas Wydad AC.
Namun, langkah Juventus terhenti saat berhadapan dengan Manchester City dalam laga penentuan puncak Grup G. Tim asuhan Igor Tudor harus menelan kekalahan 2-5 dari raksasa Inggris tersebut, yang membuat mereka harus puas finis sebagai runner-up grup.
Posisi kedua ini tentu tidak ideal bagi Juventus, mengingat mereka harus berhadapan dengan Real Madrid di babak 16 besar. Namun, jika berhasil meraih kemenangan, mereka akan menghadapi pemenang dari duel Borussia Dortmund melawan Monterrey di perempat final.
Juventus terakhir kali meraih gelar Serie A pada musim 2019-20. Musim lalu, mereka finis di posisi keempat, yang merupakan pencapaian yang sama dalam tiga dari lima musim terakhir di liga Italia.
Untuk Real Madrid, Antonio Rudiger diperkirakan akan tersedia untuk dipilih setelah sebelumnya mengalami kram dan diganti pada babak kedua laga melawan Salzburg.
Kylian Mbappe belum tampil sama sekali di Piala Dunia Klub karena sakit, namun bintang Prancis tersebut kini sudah kembali berlatih dan diperkirakan akan masuk dalam daftar cadangan untuk laga melawan Juventus. Keputusannya turun ke lapangan atau tidak mungkin di jam terakhir sebelum laga.
Eder Militao memiliki peluang untuk masuk skuad, sementara Dani Carvajal dan Eduardo Camavinga masih cedera. David Alaba, Endrick, dan Ferland Mendy juga masih absen karena cedera.
Prediksi Formasi dan Strategi
Pelatih Alonso diperkirakan akan kembali menggunakan formasi 3-5-2, dengan Aurelien Tchouameni ditempatkan di lini belakang. Gonzalo Garcia yang sedang dalam performa apik berpeluang terus dipasangkan dengan Vinicius Junior di lini depan.
Di sisi Juventus, pelatih Tudor akan melakukan rotasi dari skuad yang bermain melawan Manchester City. Khephren Thuram diperkirakan akan kembali ke lini tengah, sementara Kenan Yildiz, Francisco Conceicao, dan Randal Kolo Muani diharapkan mendapat kesempatan bermain di lini depan.
Andrea Cambiaso juga diperkirakan akan mendapat kesempatan sebagai wing-back kiri menggantikan pemain yang bermain di posisi tersebut pada laga sebelumnya.
Laga ini tidak hanya akan menentukan siapa yang melaju ke perempat final, tetapi juga menjadi ujian bagi kedua pelatih dalam mengimplementasikan strategi terbaik mereka menghadapi lawan berkualitas tinggi. (ted)


as a preferred source on Google




