Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ekonomi»Fiskal dalam Tekanan, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP untuk Jaga Pembangunan

Fiskal dalam Tekanan, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP untuk Jaga Pembangunan

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Ekonomi 22 April 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau pengaspalan di Kali Tebu, Kenjeran.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau pengaspalan di Kali Tebu, Kenjeran.

Surabaya (beritajatim.id) – Pemerintah Kota Surabaya tengah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah tekanan fiskal yang semakin terasa. Salah satu opsi yang dikaji adalah skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) melalui pola Availability Payment (AP).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa skema tersebut masih dalam tahap pendalaman, terutama untuk mendukung proyek infrastruktur seperti perbaikan dan pelapisan ulang jalan. Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan DPRD menjadi tahapan krusial sebelum kebijakan ini dapat diterapkan.

Menurut Eri, tantangan fiskal yang dihadapi Pemkot Surabaya saat ini tidak ringan. Penurunan pendapatan dari Transfer ke Daerah (TKD) serta Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) berdampak signifikan terhadap kapasitas anggaran. Bahkan, total penurunan disebut mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Data tahun 2026 menunjukkan penerimaan DBH CHT Kota Surabaya berada di angka Rp29,327 miliar. Jumlah tersebut turun tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp56,724 miliar, atau berkurang sekitar 48,3 persen. Kondisi ini memaksa pemerintah daerah melakukan penyesuaian prioritas anggaran secara lebih selektif.

Dalam situasi tersebut, Pemkot Surabaya dihadapkan pada dilema antara mempertahankan program sosial seperti perbaikan rumah tidak layak huni, pendidikan gratis, dan layanan kesehatan gratis, atau mengalokasikan anggaran untuk percepatan pembangunan infrastruktur.

Eri memastikan bahwa seluruh opsi kebijakan akan dibahas bersama DPRD agar menghasilkan keputusan yang seimbang antara kebutuhan sosial dan pembangunan. Skema KPBU-AP dinilai dapat menjadi solusi alternatif karena memungkinkan proyek tetap berjalan tanpa memberikan beban langsung yang besar terhadap anggaran daerah.

Baca Juga:  Surabaya Raih 30 Penghargaan Adiwiyata 2025, Tertinggi di Indonesia

Langkah ini juga mencerminkan upaya adaptif pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika fiskal, sekaligus menjaga momentum pembangunan kota. Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan badan usaha, Pemkot Surabaya berharap kebutuhan infrastruktur tetap terpenuhi tanpa mengorbankan program prioritas bagi masyarakat.

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
berita surabaya Eri Cahyadi infrastruktur
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026 Ekonomi
Pasar Tembok Dukuh Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis bagi Pedagang Pasar Tumpah dan PKL, Relokasi Tanpa Biaya Sewa

12 Juli 2026 Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Stagnan

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan untuk menjaga inflasi, memperkuat daya beli, membantu warga rentan, dan mendukung UMKM.

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Banyuwangi untuk mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pelaku UMKM.

Gubernur Khofifah Perluas Pasar Murah hingga Banyuwangi, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

4 Juli 2026 Ekonomi
Ilustrasi emas batangan (foto: Jingming Pan/unsplash)

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000 per Gram, Simak Daftar Lengkap Pecahan Terbaru

3 Juli 2026 Ekonomi
Leave A Reply Cancel Reply

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.