Surabaya (beritajatim.id) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali melakukan takziah ke rumah korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) bus vs kereta di Lumajang, Jumat (24/11/2023).
Pada takziah kali ini, Wali Kota Eri berkunjung ke kediaman Gatot Hari Cahyono di Gubeng Kertajaya VII-E/37, dan selanjutnya ke kediaman Riono di Babatan RT 01 RW 02, Wiyung Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eri memberikan santunan sebesar Rp15 juta kepada masing-masing keluarga korban. Selain itu, Wali Kota Eri juga menyerahkan pembaharuan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) kepada keluarga korban, berupa Kartu Keluarga (KK) terbaru beserta akta kematian.
Wali Kota Eri menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi kepada para keluarga korban. Ia juga mengimbau kepada seluruh warga di Kota Pahlawan agar lebih berhati-hati ketika akan berkendara ke luar kota.
“Saya mewakili seluruh jajaran Pemerintah Kota Surabaya mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya untuk keluarga. Keduanya merupakan korban dari kecelakaan mobil elf yang ada di Lumajang,” kata Wali Kota Eri.
“Warga Surabaya, kalau bepergian harus hati-hati lagi. Pastikan, kalau memang kondisi tidak memungkinkan sopirnya harus istirahat dulu,” tandasnya.
Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga akan memberikan bantuan pendidikan kepada salah satu keluarga korban yang masih duduk di bangku kuliah dengan program beasiswa Pemuda Tangguh. Serta, Sekolah Khay Ming yang baru saja diresmikannya siap membantu sebagai orang tua asuhnya bagi anak korban yang masih duduk di bangku sekolah.
“Kami akan memberikan bantuan pendidikan kepada salah satu keluarga korban yang masih duduk di bangku kuliah. Serta, Sekolah Khay Ming yang baru saja diresmikannya siap membantu sebagai orang tua asuhnya bagi anak korban yang masih duduk di bangku sekolah,” ujar Wali Kota Eri. (rio)


as a preferred source on Google




