Bangkalan (beritajatim.id) – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni, melaksanakan penyerahan 500 sertifikat tanah sebagai bagian dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Bangkalan, Jawa Timur pada Rabu (6/12/2023).
Dalam sambutannya, Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa Presiden telah secara serentak menyerahkan 2,5 juta sertifikat tanah kepada masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk 500 sertifikat yang diserahkan di Bangkalan. Program ini merupakan bagian dari PTSL yang menyediakan proses pendaftaran tanah pertama kali secara gratis dengan skala massal.
Antoni menjelaskan bahwa melalui program ini, yang awalnya hanya mampu melakukan sertifikasi sebanyak 500 ribu dalam setahun, kini telah meningkat menjadi 6-7 juta layanan. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat diharapkan untuk mensosialisasikan program ini kepada yang lain, agar percepatan sertifikasi tanah dapat terwujud.
“Marilah kita bersama-sama mensosialisasikan agar yang belum mendaftarkan tanahnya segera melakukan pendaftaran. Program PTSL ini memiliki banyak manfaat, termasuk dalam mencegah adanya praktik mafia tanah,” ujarnya.
Antoni menyoroti bahwa sekitar 126 juta bidang tanah di seluruh Indonesia harus disertifikasi oleh Kementerian ATR/BPN RI. Saat ini, sebanyak 107,5 juta bidang tanah telah didaftarkan, dan dari jumlah tersebut, 87,5 juta bidang tanah telah bersertifikat.
Dalam kesempatan ini, Wamen ATR meminta masyarakat untuk bijak dalam memanfaatkan sertifikat tanah yang mereka terima, seperti untuk keperluan usaha dan lainnya. Program PTSL diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan membantu mengurangi praktik-praktik yang merugikan dalam bidang pertanahan. (hdl)


as a preferred source on Google




