Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Hoaks dan Radikalisme Berpengaruh pada Semangat Kebhinekaan di Dunia Digital

Hoaks dan Radikalisme Berpengaruh pada Semangat Kebhinekaan di Dunia Digital

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Pendidikan 23 Maret 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Riesta Ayu Oktarina, M.Ikom, Dosen Ilmu Komunikasi Stikosa AWS
Riesta Ayu Oktarina, M.Ikom, Dosen Ilmu Komunikasi Stikosa AWS

Surabaya (beritajatim.id) – Jumlah pengguna internet di Indonesia terus meningkat. Menurut laporan terbaru dari We Are Social pada bulan Januari 2024, tercatat ada 185 juta individu yang menggunakan internet di Indonesia. Angka tersebut setara dengan 66,5 persen dari total populasi nasional yang mencapai 278,7 juta orang. Dibandingkan dengan Januari 2023, jumlah pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 1,5 juta orang atau naik sebesar 0,8 persen.

Menyikapi fenomena ini, Riesta Ayu Oktarina, M.Ikom, Dosen Ilmu Komunikasi dari Stikosa-AWS, menyatakan bahwa dalam kondisi multi-keberagaman seperti di Indonesia, menjaga persatuan dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika tidaklah mudah bagi pengguna internet.

Riesta menyebutkan beberapa fenomena yang dapat mempengaruhi keberagaman di ruang digital, termasuk hoaks, radikalisme, cyber bullying, dan cyber crime.

Oleh karena itu, menurut Riesta Ayu, diperlukan individu yang terampil dalam bermedia digital untuk menjaga persatuan dalam keberagaman tersebut. Individu tersebut harus mampu menguasai perangkat keras dan lunak dalam lanskap digital, seperti mesin pencarian informasi, aplikasi percakapan, media sosial, serta aplikasi dompet digital, lokapasar, dan transaksi digital.

“Generasi muda dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab di ruang digital untuk saling bertukar informasi, mempelajari bahasa, dan budaya bangsa lainnya sehingga tercipta saling pengertian dan penghargaan terhadap perbedaan,” kata Riesta.

Dalam menjaga keberagaman di ruang digital, Riesta menyarankan beberapa tips, antara lain:

  1. Menjaga tindakan diskriminatif dan menghindari ujaran kebencian.
  2. Menghindari penyebaran hoaks serta bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi.
  3. Mematuhi etika dan menjaga toleransi di ruang digital.
  4. Membuat dan memperkaya konten positif yang terkait dengan kebudayaan serta berinteraksi secara baik dan etis.
  5. Memahami ruang digital dan menguasai empat pilar digital, yaitu cakap bermedia digital, budaya bermedia digital, aman bermedia digital, dan etika bermedia digital.
Baca Juga:  Cara Menjaga Kesehatan Mata Anak dalam 7 Langkah Mudah

Sebagai Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi di Stikosa-AWS, Riesta juga mengingatkan bahwa dengan menjaga semangat keberagaman di dunia digital, akan tercipta ekosistem yang aman, nyaman, dan kondusif bagi semua penggunanya. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
ekosistem digital stikosa aws
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026 Pendidikan
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026 Pendidikan

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026 Pendidikan
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS SD-SMP Ramah Anak, Bebas Perpeloncoan dan Dipantau Sistem Kementerian

13 Juli 2026 Pendidikan
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen mengukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026 untuk memperkuat budaya sekolah aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Kukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026, Perkuat Budaya Sekolah Aman hingga Ruang Digital

11 Juli 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.