Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ekonomi»Struktur Utang Luar Negeri Indonesia Tetap Sehat, BI Tegaskan Prinsip Kehati-hatian

Struktur Utang Luar Negeri Indonesia Tetap Sehat, BI Tegaskan Prinsip Kehati-hatian

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Ekonomi 17 Februari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi Bank Indonesia
Ilustrasi Bank Indonesia

Jakarta (beritajatim.id) – Bank Indonesia (BI) memastikan bahwa struktur Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tetap dalam kondisi sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangannya pada Senin (17/2/2025).

Menurut Ramdan, rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mengalami penurunan menjadi 30,4 persen pada triwulan IV 2024, turun dari 31,1 persen pada triwulan sebelumnya. Penurunan ini menunjukkan bahwa pengelolaan ULN Indonesia tetap terkendali dan berjalan dengan baik.

Dominasi Utang Jangka Panjang

Ramdan menjelaskan bahwa struktur ULN Indonesia masih didominasi oleh utang jangka panjang, yang mencapai 84,8 persen dari total ULN. Dominasi utang jangka panjang ini mencerminkan pengelolaan ULN yang baik, sehingga risiko pembiayaan jangka pendek dapat diminimalkan.

“Struktur ULN yang didominasi oleh utang jangka panjang menunjukkan bahwa Indonesia mampu mengelola utang dengan baik, mengurangi risiko pembiayaan mendadak, dan menjaga stabilitas ekonomi,” ujar Ramdan.

Untuk memastikan struktur ULN tetap sehat dan terkendali, BI bersama Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa utang luar negeri memberikan manfaat optimal bagi perekonomian nasional, terutama dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

BI juga menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam pemanfaatan ULN. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai risiko yang mungkin timbul, terutama yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian nasional.

Baca Juga:  Peringati Hari Uang, Menteri Purbaya Tegaskan Komitmen Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

“Pengelolaan ULN harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Dengan pendekatan yang hati-hati, ULN dapat menjadi instrumen strategis untuk mempercepat pembangunan tanpa membebani kondisi fiskal negara di masa depan,” tambah Ramdan.

Prioritas Keberlanjutan Ekonomi

BI menegaskan bahwa keberlanjutan ekonomi menjadi prioritas utama dalam pengelolaan ULN. Untuk itu, koordinasi antara otoritas moneter dan fiskal akan terus ditingkatkan guna menjaga keseimbangan antara pemanfaatan utang luar negeri dan upaya menjaga stabilitas ekonomi makro.

Dengan pengelolaan yang baik, Indonesia diharapkan dapat terus memperkuat fundamental ekonominya serta menghadapi tantangan global dengan lebih baik.

BI optimis bahwa struktur ULN yang sehat akan menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. (hdl)

 

 

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
bank indonesia PDB stabilitas ekonomi Utang Luar Negeri Indonesia
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026 Ekonomi
Pasar Tembok Dukuh Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis bagi Pedagang Pasar Tumpah dan PKL, Relokasi Tanpa Biaya Sewa

12 Juli 2026 Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Stagnan

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan untuk menjaga inflasi, memperkuat daya beli, membantu warga rentan, dan mendukung UMKM.

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Banyuwangi untuk mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pelaku UMKM.

Gubernur Khofifah Perluas Pasar Murah hingga Banyuwangi, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

4 Juli 2026 Ekonomi
Ilustrasi emas batangan (foto: Jingming Pan/unsplash)

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000 per Gram, Simak Daftar Lengkap Pecahan Terbaru

3 Juli 2026 Ekonomi
Leave A Reply Cancel Reply

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.