Surabaya (beritajatim.id) – Brand skincare anak asal Indonesia, Moell, kembali menorehkan prestasi dengan menjadi satu-satunya merek lokal yang diundang dalam ajang bergengsi Aesthetic Medicine & Surgery Conference & Exhibition (AMSC) Malaysia 2025. Acara internasional tersebut berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC) pada 6-7 Agustus 2025, menghadirkan lebih dari 160 pembicara internasional, 200 brand global, 20 mitra pendukung, serta 1.600 delegasi dari seluruh dunia.
Moell hadir dengan membawa inovasi perawatan kulit anak berbasis Microbiome Technology, hasil riset bersama dokter anak, dokter kulit, microbiologist, dan skincare expert. Teknologi ini diklaim mampu menjaga sekaligus memperkuat skin barrier anak. Founder Moell, Uung Victoria Finky, menyebut pencapaian tersebut berawal dari kegelisahannya sebagai ibu.
“Aku bersyukur banget, brand yang aku bangun dari rasa kekhawatiranku karena kulit anakku yang sensitif dan atopik, sekarang bisa go internasional. Prosesnya nggak gampang, butuh riset tahunan bareng dokter dan ahli. Aku mau ucapkan terima kasih buat ibu-ibu yang percaya Moell sebagai andalan perawatan kulit si kecil,” ujar Uung di Kuala Lumpur.
Selain memperkenalkan produk, dr. Danar Wicaksono, MSc., Sp.DVE, sebagai Medical Doctor Moell turut memaparkan hasil penelitian bertajuk New Insight On Microbiome Technology-Enriched Sunscreen: Does it Enhance Photoprotection Of The Skin dalam symposium internasional.
“Studi ini menunjukkan sunscreen dengan kandungan mikrobioma bisa meningkatkan keberagaman mikroba setelah pemakaian, sekaligus menjaga skin barrier anak,” jelasnya.
Selama pameran, produk Moell seperti Physical Sunscreen, Hair Lotion, dan Body Lotion banyak dicoba oleh dermatologis dari Singapura, Thailand, China, hingga Korea Selatan. Sejumlah pengunjung bahkan berharap produk Moell bisa dijual di negara mereka.
Partisipasi ini menjadi bukti komitmen Moell menghadirkan skincare anak berkualitas tinggi, aman, dan terpercaya. “Harapannya, Moell bisa membuka lebih banyak peluang kolaborasi, masuk ke pasar internasional, dan memberi dampak lebih besar bagi anak-anak di seluruh dunia. Karena setiap anak berhak memiliki kulit yang sehat,” tegas Uung.


as a preferred source on Google




