Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Pakar Unair Nilai Program Televisi Pintar Prabowo Perlu Kajian Menyeluruh

Pakar Unair Nilai Program Televisi Pintar Prabowo Perlu Kajian Menyeluruh

Ade MSGAde MSG Pendidikan 28 Agustus 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi
Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi

Surabaya (beritajatim.id) – Sektor pendidikan kembali menjadi perhatian dalam pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD, Jumat (15/8/2025). Prabowo menyebut tahun ini pemerintah akan mendistribusikan 288 ribu unit televisi pintar ke sekolah-sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menurutnya, program tersebut ditujukan agar anak-anak di pelosok dapat mengikuti pembelajaran secara virtual dari guru-guru terbaik di Indonesia.

Menanggapi hal itu, pakar sosiologi pendidikan Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, menilai inisiatif pemerintah memiliki potensi positif. Namun, ia mengingatkan pentingnya kajian menyeluruh agar manfaat jangka panjang benar-benar terasa.

“Kalau bicara dalam konteks kebaikan, ya saya rasa baik. Tapi kemanfaatannya itu yang harus dilihat. Apakah infrastruktur internet di desa sudah siap, apakah guru-guru sudah paham teknologi dengan baik, lalu bagaimana metode pembelajaran yang tepat dalam memanfaatkan perangkat itu,” ujar Prof Tuti.

Ia menekankan bahwa distribusi televisi pintar tidak boleh berhenti hanya sebagai proyek digitalisasi. Menurutnya, masalah utama pendidikan di Indonesia masih terletak pada minimnya literasi pengetahuan.

“Kalau itu sekadar alat bantu, tentu saja tidak menyelesaikan masalah. Yang perlu adalah bagaimana sumber daya manusianya dan bagaimana infrastruktur bisa bersinergi. Kalau tidak, kebijakan ini hanya jadi semacam reformasi kosmetik,” jelasnya.

Pentingnya Asesmen dan Literasi Digital

Prof Tuti menilai distribusi perangkat tanpa asesmen kebutuhan berisiko menimbulkan masalah baru, termasuk potensi penyimpangan. Ia juga menyoroti pentingnya literasi digital, sebab penggunaan teknologi saat ini masih banyak didominasi untuk hiburan.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Satriyani, Peraih Best Presentation Saat Magang di Telkom

“Jika media digital bisa berfungsi optimal untuk pembelajaran, maka manfaatnya bisa terasa nyata. Murid SD tentu berbeda kebutuhannya dengan SMP atau SMA. Jadi harus ada kajian mendalam sebelum membuat kebijakan,” tambahnya.

Selain itu, Prof Tuti menyarankan agar pemerintah tidak berjalan sendiri, melainkan menggandeng lembaga yang sudah berpengalaman dalam pendidikan berbasis jaringan. Menurutnya, praktik terbaik yang sudah ada bisa dijadikan acuan untuk dikembangkan lebih lanjut.

Ke depan, ia berharap program televisi pintar ini disertai cetak biru yang jelas agar benar-benar mampu mengurangi kesenjangan pendidikan di Indonesia.

“Perlu ada kerangka kerja yang jelas, mulai dari pemenuhan sarana prasarana, pengembangan kurikulum, hingga integrasi dengan model pendidikan lain. Dengan begitu, cita-cita menghadirkan pendidikan berkualitas untuk seluruh anak bangsa bisa tercapai,” pungkasnya. (rio)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
literasi digital prabowo subianto smart tv Universitas Airlangga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026 Pendidikan
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026 Pendidikan

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026 Pendidikan
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS SD-SMP Ramah Anak, Bebas Perpeloncoan dan Dipantau Sistem Kementerian

13 Juli 2026 Pendidikan
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen mengukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026 untuk memperkuat budaya sekolah aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Kukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026, Perkuat Budaya Sekolah Aman hingga Ruang Digital

11 Juli 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.