Surabaya (beritajatim.id) – Tim riset kendaraan hemat energi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Tim Nogogeni, kembali menorehkan prestasi dengan meluncurkan dua mobil terbaru, Nogogeni VIII dan Nogogeni X Evo. Peluncuran resmi berlangsung di Gedung Research Center ITS, Jumat (3/10/2025), sebagai persiapan menuju ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Prof. Nurul Widiastuti, S.Si., M.Si., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras mahasiswa yang terlibat. Ia menyebut inovasi mobil hemat energi tersebut sebagai bukti nyata kontribusi ITS terhadap pengembangan teknologi ramah lingkungan di Indonesia.
“Semoga inovasi dari Nogogeni ITS ini mampu membawa pulang gelar juara di KMHE 2025. Ini adalah bukti bahwa generasi muda mampu memberikan solusi terhadap isu energi masa depan,” ujar Prof. Nurul.
Kegiatan peluncuran turut dihadiri oleh Kepala Bidang Olahraga Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya, Eringgo Perkasa, S.E., M.M. Ia menilai karya mahasiswa ITS ini mencerminkan semangat dan komitmen tinggi dalam pengembangan riset serta inovasi. “Ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat inovasi dan prestasi generasi muda Indonesia,” katanya.
General Manager Tim Nogogeni ITS, Saputra Ardyan Syah, menjelaskan bahwa kedua mobil akan berkompetisi di dua kategori berbeda, yakni Urban Motor Etanol dan Urban Motor Listrik. Nogogeni VIII kini menggunakan mesin Mio 108 cc yang lebih efisien dibandingkan generasi sebelumnya, sedangkan Nogogeni X Evo mengusung motor BLDC 800 watt yang lebih hemat energi dari versi sebelumnya yang memakai motor 1.000 watt.
Selain peningkatan sistem penggerak, inovasi juga dilakukan pada struktur kerangka mobil. Jika sebelumnya menggunakan aluminium Hollow 6016, kini tim beralih ke ladder frame aluminium 6061 yang lebih kuat dan stabil. “Dengan kerangka baru ini, mobil menjadi lebih stabil saat menikung dan mampu menahan puntiran selama lomba,” jelas Ardyan.
Dari sisi efisiensi bobot, Nogogeni VIII kini berbobot 90 kilogram, sementara Nogogeni X Evo hanya 78 kilogram atau 15 persen lebih ringan dari generasi sebelumnya. Pengurangan bobot ini diharapkan dapat meningkatkan performa dan efisiensi bahan bakar di lintasan kompetisi.
Peluncuran dua mobil inovatif ini mendapat dukungan penuh dari PT Pertamina Lubricants selaku sponsor utama. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan mitra industri ini memperlihatkan upaya nyata ITS dalam mendorong inovasi berkelanjutan serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin energi bersih, kota berkelanjutan, penanganan perubahan iklim, dan kemitraan global.
Dosen pembina Tim Nogogeni ITS, Dedy Zulhidayat Noor, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan harapannya agar kedua mobil tersebut mampu mempertahankan prestasi juara pada KMHE 2025 yang akan digelar di Universitas Jember pada 22–26 Oktober mendatang.
“Semoga Tim Nogogeni ITS kembali mengukir prestasi terbaik dan menjadi inspirasi bagi generasi muda di seluruh Indonesia,” ujarnya penuh optimisme. (aga)


as a preferred source on Google



