Bondowoso (beritajatim.id) – Polres Bondowoso meningkatkan pengawasan distribusi LPG 3 kilogram guna memastikan penyaluran gas bersubsidi berjalan tepat sasaran dan bebas dari praktik penyelewengan.
Langkah ini dilakukan sebagai respons atas pentingnya menjaga stabilitas ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat. Kapolres Bondowoso, Aryo Dwi Wibowo, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi terkait.
Menurut Aryo, penguatan pengawasan ini bertujuan menutup celah penyimpangan dalam rantai distribusi, sekaligus menjaga harga tetap stabil di pasaran. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari perlindungan terhadap hak masyarakat, khususnya kelompok yang berhak menerima subsidi.
Melalui Satuan Reserse Kriminal, jajaran kepolisian melakukan pemantauan langsung ke sejumlah agen LPG di wilayah Bondowoso. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Wawan Triono bersama Kanit Pidsus Bayu Aji Wicaksono, serta melibatkan unsur pemerintah daerah.
Tim gabungan melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari proses distribusi hingga penjualan ke masyarakat. Pengawasan ini difokuskan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan yang berlaku dan tidak terjadi penyimpangan.
Wawan Triono menjelaskan bahwa pengawasan lapangan menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi praktik penimbunan maupun penyalahgunaan LPG subsidi. Ia menekankan bahwa gas bersubsidi harus benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban ekonomi. Upaya pengawasan rutin diharapkan mampu mendeteksi potensi gangguan distribusi sejak dini, sehingga kelangkaan dapat dihindari.
Dengan pengawasan yang terus diperkuat, aparat berharap distribusi LPG 3 kg di Bondowoso dapat berjalan lancar, aman, dan merata, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari. (tin)


as a preferred source on Google




