Munich (beritajatim.id) – Gelandang Leon Goretzka menutup perjalanannya bersama Bayern Munich dengan manis setelah membantu tim meraih gelar DFB-Pokal Final 2026 lewat kemenangan 3-0 atas VfB Stuttgart.
Laga final yang berlangsung penuh atmosfer emosional itu diyakini menjadi pertandingan terakhir Goretzka bersama Bayern Munich. Namun, alih-alih menjadikan momen tersebut sebagai perpisahan pribadi, gelandang senior asal Jerman itu memilih fokus merayakan keberhasilan tim mengakhiri puasa gelar DFB-Pokal dalam beberapa musim terakhir.
Usai pertandingan, Goretzka menegaskan bahwa malam tersebut lebih layak dikenang sebagai perayaan kemenangan Bayern Munich dibanding seremoni perpisahan dirinya dari klub.
Ia juga memberikan apresiasi kepada rekan setimnya, Harry Kane, yang dinilai tampil menentukan dalam partai final. Menurut Goretzka, penampilan Kane menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan Bayern mengamankan trofi domestik bergengsi tersebut.
Selain menyoroti performa tim, Goretzka turut memuji atmosfer pertandingan yang dinilai luar biasa. Ia memberikan penghormatan kepada pendukung Stuttgart yang tetap menciptakan suasana meriah sepanjang laga, meski mengakui dukungan suporter Bayern Munich terasa lebih dominan di stadion.
Kemenangan ini menjadi penutup sempurna bagi perjalanan Goretzka bersama Bayern Munich. Selama berseragam Die Roten, pemain berusia 31 tahun itu dikenal sebagai sosok profesional dan konsisten di lini tengah tim.
Kontribusinya tidak hanya terlihat melalui permainan di lapangan, tetapi juga kepemimpinannya di ruang ganti selama Bayern melewati berbagai periode persaingan domestik maupun Eropa.
Keberhasilan meraih trofi DFB-Pokal sekaligus menambah daftar prestasi Goretzka bersama Bayern Munich sebelum resmi meninggalkan klub. Momen perpisahan tersebut terasa semakin emosional karena terjadi dalam suasana kemenangan besar di laga final.
Bagi Bayern Munich, kemenangan atas Stuttgart juga menjadi sinyal kebangkitan setelah beberapa musim terakhir gagal mengangkat trofi DFB-Pokal. Sementara bagi Goretzka, menutup karier di Allianz Arena dengan gelar juara menjadi akhir yang sulit dilupakan oleh para pendukung klub Bavaria tersebut. (aga)


as a preferred source on Google




