Surabaya (beritajatim.com) – Keindahan Nebula Orion menjadi sumber inspirasi bagi desainer muda asal Surabaya, Nur Nathalia Wahyu, dalam menciptakan busana ready to wear bergaya sporty dan street wear dengan sentuhan formal.
Alumni Desain Fashion Produk Universitas Surabaya itu menghadirkan karya bertajuk “Ever Fashion” yang menggambarkan semangat antusiasme melalui perpaduan konsep astronomi dan fesyen modern.
Thalia, sapaan akrabnya, mengatakan ide utama koleksi tersebut lahir dari ketertarikannya terhadap Nebula Orion, salah satu kawasan pembentukan bintang paling terang dan dekat dengan Bumi.
“Busana ini saya buat karena terinspirasi Nebula Orion yang merupakan calon bintang paling dekat dengan Bumi dan salah satu yang paling terang,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Menurut Thalia, kehidupan masyarakat modern yang padat aktivitas dari pagi hingga malam turut memengaruhi konsep desain yang diusungnya. Ia menilai suasana malam sering menjadi waktu bagi banyak orang untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan langit berbintang.
“Saat malam hari, orang-orang menikmati waktu dengan melihat bintang di langit. Dari situ inspirasi busana ini muncul dan saya tuangkan dalam desain,” ungkapnya.
Konsep Nebula Orion kemudian dituangkan melalui detail desain menggunakan teknik panelling yang menyerupai bentuk asap di luar angkasa. Teknik tersebut menjadi ciri khas utama dalam koleksi busana yang dibuatnya.
“Panelling saya ambil dari bentuk Nebula Orion yang seperti asap. Saya juga ingin menunjukkan sesuatu yang tersembunyi bagi pemakainya,” jelasnya.
Dalam proses pembuatannya, Thalia menggunakan material utama denim yang dipadukan dengan bahan kanvas untuk menghadirkan visual menyerupai bintang. Permainan warna pada atasan dan celana juga dibuat berbeda agar menghasilkan tampilan yang lebih dinamis dan modern.
Perpaduan unsur formal, sporty, dan street wear membuat karya “Ever Fashion” tampil unik. Sentuhan tekstur material serta konsep astronomi yang diangkat menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta fesyen ready to wear masa kini. (ted)


as a preferred source on Google




