Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Emil Dardak Dorong Inkubator Bisnis PMI Bangun Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Keluarga Pekerja Migran

Emil Dardak Dorong Inkubator Bisnis PMI Bangun Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Keluarga Pekerja Migran

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 28 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Emil Dardak mendukung inkubator bisnis PMI untuk membangun wirausaha, memperkuat ekonomi keluarga, dan menyiapkan pekerja migran pasca bekerja.
Emil Dardak mendukung inkubator bisnis PMI untuk membangun wirausaha, memperkuat ekonomi keluarga, dan menyiapkan pekerja migran pasca bekerja.

Surabaya (beritajatim.id) – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendukung pengembangan program Inkubator Bisnis bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai strategi membangun kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan keluarga pekerja migran, mulai dari sebelum keberangkatan hingga setelah kembali ke Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan Emil saat menerima perwakilan Lembaga Inkubator Bisnis PMI di kediamannya di Surabaya, Jumat (26/6). Menurutnya, pekerja migran selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional sebagai penyumbang devisa sehingga perlu memperoleh pendampingan yang berkelanjutan, bukan hanya saat bekerja di luar negeri, tetapi juga ketika kembali ke daerah asal.

Emil menilai program inkubator bisnis memiliki pendekatan yang berbeda dibanding inkubator usaha pada umumnya. Program tersebut tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan berwirausaha, tetapi juga menyiapkan pola pikir serta pendampingan sosial agar para pekerja migran mampu membangun kehidupan ekonomi yang lebih mandiri setelah masa kerja di luar negeri berakhir.

Ia menjelaskan, tahapan pertama program difokuskan pada pembentukan mindset kewirausahaan sebelum calon pekerja migran berangkat ke negara tujuan. Melalui pendekatan tersebut, peserta diharapkan memiliki target yang jelas bahwa bekerja di luar negeri merupakan langkah mengumpulkan modal untuk membangun usaha di Indonesia.

Selain itu, bagi pekerja migran yang tetap ingin melanjutkan karier di luar negeri, program tersebut juga mendorong pengembangan usaha yang dapat dijalankan bersama keluarga di tanah air sehingga sumber pendapatan tidak hanya bergantung pada pekerjaan di luar negeri.

Baca Juga:  WHO Tinjau Imunisasi Campak Rubela di Sumenep, Capaian Sudah 70 Persen

Menurut Emil, aspek sosial keluarga juga menjadi perhatian utama dalam program inkubator bisnis PMI. Berdasarkan berbagai pengalaman pendampingan, persoalan rumah tangga kerap memengaruhi keberlangsungan usaha maupun keputusan pekerja migran untuk kembali bekerja ke luar negeri.

Karena itu, pendampingan tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga membantu keluarga pekerja migran mengambil keputusan yang tepat demi menjaga keharmonisan rumah tangga sekaligus memperkuat kondisi ekonomi keluarga.

Setelah pekerja migran kembali ke Jawa Timur, pendampingan akan dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi sejumlah organisasi perangkat daerah. Di antaranya Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Sosial yang akan bersinergi dengan Lembaga Inkubator Bisnis PMI.

Kolaborasi tersebut dirancang agar para pekerja migran memperoleh pembinaan secara berkelanjutan, mulai dari pelatihan kewirausahaan hingga pengembangan usaha yang telah dirintis.

Emil menjelaskan, kurikulum inkubasi disusun secara bertahap. Pada tahap awal peserta akan dibekali materi mengenai pola pikir kewirausahaan, penyusunan model bisnis, identifikasi peluang usaha, riset pasar, dan analisis pelanggan.

Tahapan berikutnya berfokus pada strategi pengembangan usaha, mulai dari branding, pemasaran digital melalui media sosial, pengelolaan keuangan, penentuan harga produk, hingga strategi penjualan.

Selanjutnya peserta akan mendapatkan materi mengenai legalitas usaha, perizinan, manajemen operasional, pengembangan jejaring bisnis, hingga penyusunan proposal usaha agar mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Klasemen Sementara Medali SEA Games 2025 Terbaru 18 Desember 2025

Menurut Emil, pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan motivasi para pekerja migran untuk menjadi pelaku usaha setelah kembali ke Indonesia. Dengan demikian, pengalaman bekerja di luar negeri tidak hanya menghasilkan pendapatan, tetapi juga menjadi modal membangun UMKM yang lebih produktif.

Ia juga menyoroti fakta bahwa sekitar 80 persen pekerja migran Indonesia berasal dari kalangan perempuan. Karena itu, peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Dinas Sosial dinilai sangat penting dalam memberikan pendampingan, termasuk konsultasi bagi pekerja migran dan keluarganya dalam menentukan pilihan untuk kembali bekerja di luar negeri atau mengembangkan usaha di daerah asal.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap program Inkubator Bisnis PMI mampu melahirkan lebih banyak wirausaha baru dari kalangan pekerja migran sekaligus memperkuat ekonomi keluarga, mengurangi ketergantungan bekerja di luar negeri, dan mendorong tumbuhnya UMKM yang berdaya saing di daerah. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

BRIDA Surabaya mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengubah sampah plastik mangrove menjadi bahan bakar bagi nelayan sekaligus mengurangi pencemaran.

BRIDA Surabaya Kembangkan Teknologi Pirolisis Ubah Sampah Plastik Mangrove Menjadi Bahan Bakar Nelayan

28 Juni 2026 News
Wali Kota Mojokerto memperkuat kapasitas SDM MPP Gajah Mada guna meningkatkan pelayanan publik, mempercepat investasi, dan mendorong ekonomi daerah.

Wali Kota Mojokerto Perkuat SDM MPP Gajah Mada, Dorong Pelayanan Prima dan Kemudahan Investasi Daerah

27 Juni 2026 News
Semeru Fun Run 2026 di Kota Lama Surabaya diikuti 2.000 peserta. Polda Jatim mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus mempromosikan wisata heritage.

Semeru Fun Run 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Ajak Masyarakat Hidup Sehat di Kota Lama Surabaya

27 Juni 2026 News
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Khofifah Paparkan Transformasi Pendidikan Jatim di Hadapan Dosen Muda CPNS, Soroti SDM Menuju Indonesia Emas 2045

27 Juni 2026 News
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau penyaluran BPNT APBD periode April–Juni 2026 bagi 1.474 keluarga penerima manfaat agar tepat sasaran.

Wali Kota Mojokerto Tinjau Penyaluran BPNT APBD, Pastikan 1.474 Keluarga Penerima Manfaat Tepat Sasaran

26 Juni 2026 News
Kemenko Polkam mendorong penguatan sarana dan layanan pemulangan pekerja migran bermasalah di berbagai pintu masuk Indonesia demi perlindungan optimal.

Kemenko Polkam Perkuat Layanan Pemulangan Pekerja Migran Bermasalah, Soroti Fasilitas di Pintu Masuk Indonesia

26 Juni 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

BRIDA Surabaya mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengubah sampah plastik mangrove menjadi bahan bakar bagi nelayan sekaligus mengurangi pencemaran.

BRIDA Surabaya Kembangkan Teknologi Pirolisis Ubah Sampah Plastik Mangrove Menjadi Bahan Bakar Nelayan

28 Juni 2026
Berita Terbaru
Salah satu sudut kota di Venezuela usai gempa besar. Korban tewas mencapai 920 orang, sementara sekitar 50 ribu lainnya masih dilaporkan hilang.

Gempa Dahsyat Venezuela: Bantuan Internasional Berdatangan, Korban Tewas Capai 920 dan 50 Ribu Masih Hilang

27 Juni 2026
Polri menangkap buronan Interpol Beijing terkait jaringan online scam internasional sebagai wujud penguatan kerja sama penegakan hukum lintas negara.

Polri Tangkap Buronan Interpol Beijing Terkait Online Scam, Perkuat Komitmen Berantas Kejahatan Transnasional

27 Juni 2026
Wali Kota Mojokerto memperkuat kapasitas SDM MPP Gajah Mada guna meningkatkan pelayanan publik, mempercepat investasi, dan mendorong ekonomi daerah.

Wali Kota Mojokerto Perkuat SDM MPP Gajah Mada, Dorong Pelayanan Prima dan Kemudahan Investasi Daerah

27 Juni 2026
Semeru Fun Run 2026 di Kota Lama Surabaya diikuti 2.000 peserta. Polda Jatim mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus mempromosikan wisata heritage.

Semeru Fun Run 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Ajak Masyarakat Hidup Sehat di Kota Lama Surabaya

27 Juni 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Khofifah Paparkan Transformasi Pendidikan Jatim di Hadapan Dosen Muda CPNS, Soroti SDM Menuju Indonesia Emas 2045

27 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.