Mojokerto (beritajatim.id) – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Langkah tersebut diwujudkan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas SDM bagi petugas Mall Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada yang dibuka langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Jumat (27/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menegaskan bahwa petugas MPP memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan sekaligus representasi Pemerintah Kota Mojokerto di mata masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi aparatur dinilai menjadi faktor utama dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, cepat, dan berkualitas.
Menurut Ning Ita, berbagai inovasi pelayanan, termasuk pemanfaatan sistem digital yang telah dikembangkan pemerintah, tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak didukung oleh SDM yang kompeten serta memiliki orientasi kuat terhadap kepuasan masyarakat. Kualitas pelayanan, kata dia, tetap bergantung pada kemampuan petugas dalam memberikan solusi dan pengalaman pelayanan yang baik.
Ia menjelaskan bahwa transformasi digital memang terus didorong untuk mempermudah akses layanan. Namun demikian, pelayanan tatap muka masih menjadi pilihan sebagian masyarakat sehingga keberadaan petugas yang ramah, responsif, dan komunikatif tetap memiliki nilai penting.
Dalam arahannya, Ning Ita menekankan bahwa pendekatan humanis menjadi keunggulan yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi. Sikap melayani melalui senyum, salam, dan sapa dinilai mampu memberikan kenyamanan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.
Selain membahas peningkatan kualitas pelayanan publik, Ning Ita juga menyoroti pentingnya peran Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dalam mendukung iklim investasi di Kota Mojokerto. Ia menilai kemudahan pelayanan perizinan menjadi salah satu faktor yang dapat menarik minat investor untuk menanamkan modalnya.
Menurutnya, masuknya investasi memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat kemandirian fiskal, terutama di tengah tren berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Oleh sebab itu, jajaran pelayanan perizinan diminta lebih proaktif memberikan informasi, konsultasi, serta pendampingan kepada calon investor agar proses investasi berjalan lebih mudah dan efisien.
Peningkatan investasi diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan daerah yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto.
Melalui pelaksanaan Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap seluruh petugas MPP Gajah Mada semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penguatan kompetensi aparatur tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, sejahtera, dan berkelanjutan melalui pelayanan publik yang semakin berkualitas dan ramah bagi masyarakat maupun pelaku usaha. (tin)


as a preferred source on Google




